Utami Utami
Program Studi Arsitektur Fakultas Arsitektur dan Desain Indtitut Teknologi Nasional Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengolahan Lahan Berkontur Pada Kawasan Ekowisata, Cijaringao, Bandung Utami Utami; Dwi Nurhayati; Fatimah Aulia Dina; Emalia Yulistia F.
Jurnal Arsitektur TERRACOTTA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Itenas, Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/terracotta.v1i3.4105

Abstract

AbstrakPentingnya konservasi alamiah suatu kawasan pada saat ini merupakan suatu pemikiran yang penting ditengah isu penataan kawasan yang ramah lingkungan. Mengingat banyaknya pembangunan di suatu kawasan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan aspek alamiah tapak. Salah satu kasus yang cukup penting diulas adalah pengolahan lahan berkontur. Bandung Utara memiliki karakteristik topografi tanah dengan kemiringan yang cukup besar bahkan beberapa memiliki kecuraman yang ekstrim. Berkembangnya kawasan Bandung Utara menjadi objek wisata atau villa pada saat ini merupakan suatu hal yang kadang kala tidak diperhatikan lagi. Skala prioritas pada aspek bisnis, menjadikan beberapa karakteristik lahan kontur alamiah mengalami perombakan besar-besaran. Akibatnya lingkungan alamiah menjadi rusak, erosi bahkan longsor. Penelitian terhadap kawasan ekowisata Cijaringao, kawasan Bandung Utara yang memiliki karakteristik topografi berkontur merupakan objek studi yang sesuai dengan tema tersebut. Tujuannya adalah menganalisa pengolahan dan pemanfaatan kontur pada fungsi wisata. Metode kuantiatif - normatif digunakan sebagai analisis pengolahan lahan kontur dengan mengujinya terhadap standar ideal pengolahan perancangan pada lahan berkontur. Harapannya,penelitian ini dapat membuka wawasan para perencana dalam merancang fasilitas (built environment) pada lahan berkontur.Kata Kunci : Kontur, lingkungan alamiah, ekowisata, Cijaringao ecoland AbstractThe importance of natural conservation of an area at this time is an important thought amid the issue of environmentally friendly zoning. Given the large number of developments in an area that are carried out without considering the natural aspects of the site. One of the important cases to review is contour land management. North Bandung has a characteristic topography of the land with a fairly large slope and some even have extreme steepness. The development of the north bandung area to become a tourist attraction or a villa at this time is something that is sometimes overlooked. The scale of priority in the business aspect has made some of the characteristics of the natural contour land underwent a major overhaul. As a result, the natural environment is damaged, erosion and even landslides. Research on the ecotourism area of Cijaringao, North Bandung which has a contour topographical characteristic is an object of study in accordance with this theme. The aim is to analyze the processing and utilization of contours in the tourism function. The quantitative - normative method is used as a contour tillage analysis by testing it against the ideal standard of design processing on contoured land. It is hoped that this research can open the insights of planners in designing built facilities on contoured land.Keywords: Contours, natural environment, ecotourism, Cijaringao ecoland
Representasi Filosofi Islam Pada Rancangan Arsitektur Masjid Nahrul Hayat Cikampek Utami Utami
Jurnal Arsitektur TERRACOTTA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Itenas, Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/terracotta.v3i1.5074

Abstract

AbstrakFilosofi Islam merupakan cara berfikir yang menjelaskan nilai-nilai Islam, tidak hanya menyangkut bagaimana interaksi sesama manusia tetapi juga dengan lingkungan. Meliputi semua aspek kehidupan. Kekayaan nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi Islam menjadi salah satu pilihan referensi bagi seorang arsitek dalam merancang. Nilai-nilai Islam dapat direpresentasikan dalam perancangan  arsitektur. Masjid sebagai tempat ibadah merupakan bangunan yang memiliki peran penting bagi umat Islam. Penelitian ini bermaksud mengamati bagaimana penerapan nilai Islam pada bangunan masjid sebagai tempat ibadah yang tentunya tidak terlepas dari penerapan ibadah secara praktis dalam kehidupan. Objek studi yang dipilih dalam penelitian ini adalah Masjid Nahrul Hayat, Cikampek. Masjid ini memiliki konsep desain dan bentuk yang tidak biasa dan berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya dijamannya. Penelitian ini akan menjelaskan bagaimana nilai Islam memberikan pengaruh terhadap konsep dan desain pada bangunan masjid. Lingkup pengamatan penelitian meliputi tatanan lansekap, gubahan massa, olahan fasad, dan interior. Penelitian ini menggunakan metode descriptive- content analysis, yaitu mendeskripsikan nilai-nilai filosofi Islam yang terkandung pada objek yang diteliti. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Masjid Nahrul Hayat Cikampek menerapkan nilai Islam baik dalam konsep maupun desain arsitektur masjid.Kata kunci: filosofi Islam, masjid, perancangan, konsep arsitektur. AbstractIslamic philosophy is a way of thinking that explains Islamic values, not only regarding how humans interact but also with the environment. Covers all aspects of life. The wealth of values contained in Islamic philosophy is one of the reference choices for an architect in designing. Islamic values can be represented in architectural design. The mosque as a place of worship is a building that has an important role for Muslims. This study intends to observe how the application of Islamic values in mosque buildings as places of worship is certainly inseparable from the practical application of worship in life. The object of study chosen in this research is the Nahrul Hayat Mosque, Cikampek. This mosque has a concept design and shape that is unusual and different from other mosques in its era. This study will explain how Islamic values influence the concept and design of mosque buildings. The scope of research observations includes landscape arrangement, mass composition, facade processing, and interior. This study uses descriptive-content analysis method, which describes the values of Islamic philosophy contained in the object under study. The results of this study concluded that the Nahrul Hayat, Cikampek. Mosque applies Islamic values both in the concept and architectural design of the mosque.Keywords: Islamic philosophy, mosque, design, architectural concept