Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENCIPTAAN LEARNING ENVIRONMENT Dl SEKOLAH DASAR (Implikasi Penerapan Pendekatan Tematik Integrate Dan Pendidikan Inklusi) Zidniyati .
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning environment atau lingkungan belajar menjadi salahsatu perangkat pembelajaran yang menentukan tercapaitidaknya sebuah tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan nasionalIndonesia adalah menghasilkan generasi yang cakap danberakhlak mulia. Beberapa kali pemerintah Indonesiamelakukan perbaikan dalam kurikulum sekolah. Sesempurnaapapun sebuah kurikulum, namun jika penerapannya tidakdilakukan berdasarkan tujuan dasar dilaksanakannya satuanpendidikan dan tidak memperhatikan tugas-tugasperkembangan siswa, maka ekspektasi akan terwujudnyagenerasi yang madani pun mustahil dicapai. Penerapankurikulum 2013 di Indonesia yang mengusung polapembelajaran tematik integratif di jenjang sekolah dasar,kontekstual dan Terpadu di jenjang sekolah menengahpertama, dan Pembinaan Peminatan di jenjang sekolahmenengah atas berimplikasi pada beberapa hal, salah satunyaadalah pada penciptaan lingkungan belajar atau learningenvironment. Learning environment yang dimaksud dalamtulisan ini mencakup physical learning environment dan nonphysical learning environment. Tujuan tulisan ini adalah untukmenggambarkan learning environment yang seperti apa yangtepat untuk penerapan tematik integratif di kelas inklusi ditingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Untuk menentukanpenciptaan learning environment yang sesuai denganpenerapan pembelajaran tematik integratif dan pendidikaninklusi dalam kajian ini diacukan pada tiga konsep teori belajar,yakni behaviorism, cognitivism, dan constructivism. Masingmasing teori belajar tersebut menimbulkan respon yangberbeda dan khas dalam hal penciptaan learning environment.
Creating Positive Learning Environment in Primary School/Islamic Primary School Based on Integrative-Thematic Approach in Inclusion Class Zidniyati .
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 11 No 1 (2013): (APRIL 2013)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning environment becomes one of todays learningtools which has important role in reaching goals of learningprogram. The goals of national education in Indonesia isto create good generation who are smart and morallygood. In this paper, learning environment includesphysical and non-physical learning environment. The aimof this paper is to describe which learning environment issuitable for implementing the integrative-thematicapproach in inclusion class in Primary School/IslamicPrimary School. For this reason, there will be a discussionabout the theories of learning, they are behaviourism,cognitivism, and constructivism. Each of these theories oflearning has been responded in the creations of differentlearning environment.
PENCIPTAAN LEARNING ENVIRONMENT Dl SEKOLAH DASAR (Implikasi Penerapan Pendekatan Tematik Integrate Dan Pendidikan Inklusi) Zidniyati .
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 12 No. 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning environment atau lingkungan belajar menjadi salahsatu perangkat pembelajaran yang menentukan tercapaitidaknya sebuah tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan nasionalIndonesia adalah menghasilkan generasi yang cakap danberakhlak mulia. Beberapa kali pemerintah Indonesiamelakukan perbaikan dalam kurikulum sekolah. Sesempurnaapapun sebuah kurikulum, namun jika penerapannya tidakdilakukan berdasarkan tujuan dasar dilaksanakannya satuanpendidikan dan tidak memperhatikan tugas-tugasperkembangan siswa, maka ekspektasi akan terwujudnyagenerasi yang madani pun mustahil dicapai. Penerapankurikulum 2013 di Indonesia yang mengusung polapembelajaran tematik integratif di jenjang sekolah dasar,kontekstual dan Terpadu di jenjang sekolah menengahpertama, dan Pembinaan Peminatan di jenjang sekolahmenengah atas berimplikasi pada beberapa hal, salah satunyaadalah pada penciptaan lingkungan belajar atau learningenvironment. Learning environment yang dimaksud dalamtulisan ini mencakup physical learning environment dan nonphysical learning environment. Tujuan tulisan ini adalah untukmenggambarkan learning environment yang seperti apa yangtepat untuk penerapan tematik integratif di kelas inklusi ditingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Untuk menentukanpenciptaan learning environment yang sesuai denganpenerapan pembelajaran tematik integratif dan pendidikaninklusi dalam kajian ini diacukan pada tiga konsep teori belajar,yakni behaviorism, cognitivism, dan constructivism. Masingmasing teori belajar tersebut menimbulkan respon yangberbeda dan khas dalam hal penciptaan learning environment.
Creating Positive Learning Environment in Primary School/Islamic Primary School Based on Integrative-Thematic Approach in Inclusion Class Zidniyati .
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 11 No. 1 (2013): (APRIL 2013)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning environment becomes one of todays learningtools which has important role in reaching goals of learningprogram. The goals of national education in Indonesia isto create good generation who are smart and morallygood. In this paper, learning environment includesphysical and non-physical learning environment. The aimof this paper is to describe which learning environment issuitable for implementing the integrative-thematicapproach in inclusion class in Primary School/IslamicPrimary School. For this reason, there will be a discussionabout the theories of learning, they are behaviourism,cognitivism, and constructivism. Each of these theories oflearning has been responded in the creations of differentlearning environment.