Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KESATUAN TEMATIK PUISI “LAUT” DAN “SELAIN LAUT” KARYA ABDUL HADI W.M.: INTERPRETASISEMIOTIK I Wayan Nitayadnya
Kandai Vol 10, No 1 (2014): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.565 KB) | DOI: 10.26499/jk.v10i1.313

Abstract

Puisi ”Laut” (Meditasi, 1976) dan “Selain Laut” (Pembawa Matahari, 2002) karya Abdul Hadi W.M. memiliki kesatuan tematik walaupun diciptakan dalam kurun waktu yang berbeda. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah kesatuan tematik yang terlukis dari kedua puisi tersebut. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengungkap kesatuan tematik dari kedua puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, deskriptif analitik, dan informal. Dari analisis sintaksis, semantik, dan pengujaran dapat disimpulkan bahwa kedua puisi tersebut mencerminkan satu kesatuan tematik. Kesatuan tematik kedua puisi tersebut adalah hidup di alam semesta ini tidak ada yang abadi. Artinya, hidup itu terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman danpemikiran manusia.
PROPAGANDA PEMERINTAH ORDE BARU DALAM NOVEL LAN JANI (The Propaganda of New Order Government in the Novel Lanjani) I Wayan Nitayadnya
SALINGKA Vol 11, No 02 (2014): SALINGKA, EDISI DESEMBER 2014
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.342 KB) | DOI: 10.26499/salingka.v11i02.16

Abstract

To strengthen their power, the government or the ruler always give influence to the writer or the publisher to put the political material and certain ideology in the literature work. Those materials will be revealed based on the novel Lan Jani and become the aim of the article. The method which is applied in the paper is literature and analytical descriptive. The resentationin the paper will be in narrative. The analysis result is the novel has political and ideological policies of New Order Government. The disseminated propaganda of national policies is transmigration and youth village program based on Pancasila. The target aimed by New Order government is the rising of the young generation awareness about the importance of transmigration in develop the country.  In other side, the realization of youth village program based on Pancasila could raise the spirit of unity and integrity of Indonesian young  generation.
HUKUM KARMA DALAM NOVEL SUKRENI GADIS BALI KAJIAN REKONSTRUKSI DAN REFLEKSI I Wayan Nitayadnya
SAWERIGADING Vol 18, No 1 (2012): Sawerigading, Edisi April 2012
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v18i1.331

Abstract

Hermeneutic theory has two stages in sequence, reconstruction and reflection. Reconstruction stage is an effort level to understand text well in order to make the reader easy to find meaning implied in the text, and reflection stage is an effort level to understand text or better than its creator. This stage tries to find moral values on the text. Using this theory, the text can be fully comprehended; meanings and moral values can be reviewed clearly. By using reconstruction stage on Sukreni Gadis Bali, it results that bad action will bear uncomfortable thing, physically and mentally. By using reflection stage, moral value of the text is that good action will give happiness and bad action will give sorrow. This message is still relevant and can be guidance in now or the future life. Abstrak Teori hermeneutik memiliki dua tahapan secara berurutan, yaitu tahap rekonstruksi dan tahap refleksi. Tahap rekontruksi merupakan tahapan yang berupaya memahami teks secara baik sehingga dengan pemahaman teks yang baik memudahkan pembaca menemukan makna yang terkandung dalam teks, dan tahap refleksi merupakan tahapan yang berupaya memahami teks lebih mendalam atau lebih baik dari pengarangnya. Tahapan ini berusaha menangkap pesan moral yang terkandung dalam teks. Dengan teori ini, tujuan yang ingin dicapai adalah untuk memperoleh pemahaman teks yang lebih baik, sehingga makna dan dan pesan moral dapat terungkap dengan jelas. Dari kajian rekonstruksi terhadap teks Sukreni Gadis Bali menunjukkan perbuatan jahat akan menanggung sesuatu yang tidak menyenangkan, baik itu secara lahir maupun batin. Dari kajian refleksi, pesan moral yang disampaikan dalam teks ini adalah perbuatan yang baik akan berpahala kebahagiaan dan perbuatan yang tidak baik akan berakibat kesengsaraan. Pesan ini masih sangat relevan dan dapat dipedomani dalam menjalani kehidupan sekarang atau masa yang akan datang.