Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ISU GENDER DALAM CERPEN “PAYUDARA NAI NAI” KARYA DJENAR MAESA AYU Prima Hariyanto
Kandai Vol 9, No 1 (2013): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.637 KB) | DOI: 10.26499/jk.v9i1.288

Abstract

Peristiwa Reformasi 1998 telah membawa dampak yang cukup besar dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam dunia sastra Indonesia. Setelah peristiwa reformasi ini, banyak muncul penulis-penulis perempuan yang mengangkat tema-tema yang sebelumnya dianggap tabu. Di antara tema yang terangkat ialah kesetaraan gender dan seksualitas. Cerpen “Payudara Nai Nai” karya Djenar Maesa Ayu adalah salah satu karya yang menyinggung tentang gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa dalam cerpen tersebut ditemukan tiga isu gender, yakni stereotipe, marginalisasi, dan kekerasan
MANIFESTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM CERITA RAKYAT NUSANTARA (Manifestation of Gender Inequality in the Archipelago Folktales) Prima Hariyanto
SALINGKA Vol 11, No 02 (2014): SALINGKA, EDISI DESEMBER 2014
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.557 KB) | DOI: 10.26499/salingka.v11i02.18

Abstract

Gender and feminism increasingly are voiced loudly by their followers and supported by some part of community. Assumption that female gender is subordinate to men seems to have its legitimacy from the public so that it weakened the position of women in society itself. This apparently has been happening for years and can be traced back to the Nusantara folktales. This research reveals gender issues in folklores that developed in Nusantara. Stories used in this study are the story from various provinces in Indonesia. This research uses descriptive methods and data collection techniques using literature analysis. The present study found a gender marginalization (5 stories), subordination (15 stories), stereotyping (19 stories), violence (30 stories), and excessive workload (12 stories).
KATA BERINFIKS -EM- DAN -IN- DALAM KBBI Prima Hariyanto
Jurnal Bebasan Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v1i1.1

Abstract

Makalah ini membahas kata berinfiks -em- dan -in- dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis kepustakaan. Korpus data penelitian ini adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan 44 kata berinfiks -em- yang terdiri dari dua belas jenis kelompok makna dan lima kata berinfiks -in- yang terdiri dari lima jenis kelompok makna. Selain memaparkan kata berinfiks -em- dan -in- yang ada, penelitian ini juga mencoba memaparkan metode pendefinisian lema kata berinfiks yang bermakna ‘sama dengan bentuk dasarnya’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.