Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Persepsi Dosen Akuntansi Dan Mahasiswa Akuntansi Mengenai Peranan Akuntan Di Era Revolusi Industri 4.0 Merlina Merlina; Airin Nuraini
JAS-PT (Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia) Vol 4 No 2 (2020): JAS-PT Edisi DESEMBER 2020
Publisher : Forum Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/jaspt.v4i2.347

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Era Revolusi Industri 4.0 memberikan dampak sigifikan dalam perkembangan di bidang akuntansi. Saat ini sudah banyak pelaku usaha yang menggunakan perangkat lunak akuntansi dalam kegiatan usahanya. Perangkat lunak akuntansi tersebut dapat dioperasikan oleh orang yang tidak memiliki dasar akuntansi asalkan pengguna memahami bagaimana cara kerja perangkat lunak akuntansi tersebut. Penelitian ini membahas apakah perkembangan tekonologi di Era Revolusi Industri 4.0 dapat menggantikan peranan akuntan sepenuhnya atau belum akan menggantikan peran akuntan, tetapi mengakibatkan perubahan pada peranan akuntan yang dilihat dari persepsi dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris perihal adanya perbedaan persepsi yang signifikan antara dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi mengenai peranan akuntan di era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan kuesioner. Penelitian ini menggunakan sampel yang terdiri dari 47 dosen akuntansi dan 135 mahasiswa akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji beda (Independent Samples T-Test). Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi mengenai peranan akuntan di era Revolusi Industri 4.0. Selain itu, menurut sebagian besar dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi di IBI Kesatuan perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 belum dapat mengantikan peranan akuntan sepenuhnya. Kata kunci : Persepsi, Dosen Akuntansi, Mahasiswa Akuntansi, Revolusi Industri 4.0
Pencatatan Dan Pengaturan Keuangan Bisnis Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Airin Nuraini; Iriyadi Iriyadi
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 2 No 2 (2021): JADKES Edisi Juli 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i2.782

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sulit berkembang adalah kurangnya pengetahuan para pelaku usaha mengenai “Pencatatan dan Pengaturan Keuangan Bisnis UMKM”, karena dalam menjalankan usaha tertentu seperti UMKM, maka perencanaan yang jelas haruslah dibuat. Hal ini mencakup tentang besaran modal, produksi, investasi dan juga perolehan laba yang semuanya harus direncanakan dengan baik. Perencanaan tersebut sangat penting untuk dibuat untuk menghindari terjadinya kerugian sekaligus agar bisa mendapatkan investor sehingga perencanaan bisnis dan juga anggaran yang baik, menarik dan akurat harus dilakukan. Apabila perencanaan tersebut tidak dimiliki, maka usaha yang sedang dijalankan juga akan sulit berkembang. Seorang pelaku usaha juga tidak akan mampu mengendalikan bisnis dan mengembangkannya jika tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang dilakukan. Ketika pelaku bisnis tidak benar benar menguasai tentang akuntansi, maka hal ini tentunya akan menghambat kemajuan dari bisnis yang sedang dilakukan dan bahkan bisa berdampak pada kerugian yang tidak sedikit. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai pencatatan keuangan yang tertata, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai penetapan harga pokok produksi yang optimal dan Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai mengendalikan fix cost juga variable cost dalam rangka peningkatan omzet UMKM. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan Pencatatan dan Pengaturan Keuangan Bisnis UMKM untuk Peningkatan Omzet UMKM merupakan bentuk realisasi kerjasama antara Dinas Koperasi – UMKM Kota Bogor dan Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan, kegiatan tersebut telah terlaksana dengan baik, dengan metode cermah, studi kasus, tanya jawab dan diskusi, dan menjadi ajang sharing pengetahuan konseptual hingga implementasi bagi pemateri dan peserta. Kata Kunci : Akuntansi, Pengaturan Keuangan, Usaha Mikro Kecil Menengah
Pengaruh Penerapan Akuntansi Hijau Dan Kinerja Lingkungan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Pertambangan Airin Nuraini; Thomas Andrew
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 11 No. 2 (2023): JIAKES Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v11i2.1739

Abstract

Although natural resources’ important role and massive contribution to the country’s economic development, mining activities bring unprecedent consequences, like environment destruction and social conflict. Companies need to pay attention to the Corporate Social Responsibility (CSR) in this era. Green accounting and environment performance are couple of instruments to support CSR implementation. The puporse of this research is to understand how big the influence of green accounting and environment performance to the mining companies’ profitability. This research is quantitative research. This research utilizes Eviews 13 software. To ensure the precise of model regression, classic assumption test is conducted, such as normality test, multicollinearity test, autocorrelation test, and heteroscedasticity test. To choose the best panel data regression model, there will be 3 test to conduct, which are Chow test, Hausman test, and Lagrange-Multiplier test. Partial test and f-test are done to test hypothesis in this research. Partial test and f-test are done to test hypothesis in this research. The result of this research indicates that green accounting gives negative impact to the profitability of mining companies. While, environment performance doesn’t give any influence to the company’s profitability. Simultaneously, green accounting and environment performance give significant influence to the profitability. Green accounting impacts negatively to the profitability, because there is no accounting standard about the calculation method, classification accounts from the environment costs, no correlation between financial report and sustainability report, and lack of transparency of the environment cost.  Environment performance gives no effect to the profitability, due to lack respond from some stakeholders to the environment performance score.   Keywords : Green Accounting, Environment Performance, Mining Companies