Rini Kartika
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI TAHUN 2020 Amelia Minarfah; Rini Kartika; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13477

Abstract

ABSTRACT Anemia is a major public health problem that is often encountered worldwide, especially in developing countries. This disorder is a cause of chronic disability which has a major impact on health, economic and social welfare conditions. The prevalence of anemia globally is around 51%, while the prevalence of anemia in women of reproductive age in Indonesia according to WHO in 2016 was 28.83%. Nutritional anemia in adolescent girls will result in adolescents becoming prospective mothers with high risk conditions. The important thing in controlling anemia is to ensure that the iron needs of adolescent girls. Meanwhile, young women are one of the groups suffering from anemia, because at that time they also experienced menstruation. Research design with cross-sectional analytic. The research sample consisted of 38 people, determined by consecutive sampling method. Collecting data by checking hemoglobin levels and filling out a questionnaire to obtain data on iron intake (food frequency questionnaire (FFQ)) and menstrual pattern questionnaire. Data were analyzed using the chi-Square test. Results of the 38 respondents, 21 people (55.3%) had less iron intake and 17 people (44.7%) had good iron intake. Respondents with normal menstrual patterns were 26 people (68.4%) and respondents with abnormal menstrual patterns were 12 people (31.6%). Respondents included in the anemia category were 12 people (31.6%) and respondents included in the non-anemia category were 26 people (68.4%). There is a significant relationship between iron intake and the incidence of anemia, with a value of P=0.007 (P<0.05), the value of OR=17.6 is obtained. There was no relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia, P value=0.579. There is a relationship between iron intake and the incidence of anemia in young women at Pakuan Baru Public Health Center Jambi City in 2020. There is no relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia in adolescent girls at Pakuan Baru Public Health Center Jambi City in 2020. Keywords: Anemia, Iron Intake, Menstrual Pattern, Young Women   ABSTRAK Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat utama yang sering dijumpai di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Kelainan tersebut merupakan penyebab disabilitas kronik yang berdampak besar terhadap kondisi kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Prevalensi anemia secara global sekitar 51%, sedangkan prevalensi anemia pada perempuan usia reproduktif di Indonesia menurut WHO tahun 2016 sebesar 28,83%. Anemia gizi pada remaja putri akan mengakibatkan remaja menjadi calon ibu dengan keadaan berisiko tinggi. Hal penting dalam mengontrol anemia adalah dengan memastikan kebutuhan zat besi pada remaja putri terpenuhi. Sementara itu, remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia, karena pada masa itu mereka juga mengalami menstruasi. Desain penelitian dengan analitik cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 38 orang, ditentukan dengan metode consecutive sampling. Pengumpulan data dengan pemeriksaan kadar haemoglobin dan pengisian kuesioner untuk memperoleh data asupan zat besi (food frequency questionnaire (FFQ)) dan kuesioner pola menstruasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-Square. Dari 38 responden, responden yang memiliki asupan zat besi kurang diperoleh sebanyak 21 orang (55,3%) dan yang memiliki asupan zat besi baik sebanyak 17 orang (44,7%). Responden dengan pola menstruasi normal sebanyak 26 orang (68,4 %) dan responden dengan pola menstruasi tidak normal sebanyak 12 orang (31,6 %). Responden yang termasuk dalam kategori anemia sebanyak 12 orang (31,6%) dan responden yang termasuk kategori tidak anemia sebanyak 26 orang (68,4 %). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi dengan kejadian anemia, dengan nilai P=0,007 (P < 0,05), diperoleh nilai OR= 17,6. Tidak terdapat hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia, nilai P=0,579. Terdapat hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Tahun 2020. Tidak terdapat hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Tahun 2020. Kata kunci: Anemia, Asupan Zat Besi, Pola Menstruasi, Remaja Putri
HUBUNGAN SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI TAHUN 2020 Riska Marvelia; Rini Kartika; Hasna Dewi
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13487

Abstract

ABSTRACT Breakfast has an important role in meeting the energy needs of student, because it can increase learning concentration and make it easier to absorb lessons at school, so that learning achievement is good. The research objective was to determine the relationship between breakfast and student academic achievement levels in Senior High School 4 Jambi City in 2020. This research is an analytic survey research with cross sectional design. The population is students who sit in class X MIPA and X IIS at Senior High School 4 Jambi City in 2020. The sample of simple random sampling technique is 110 people. This research was conducted at Senior High School 4 Jambi City in July-August 2020 in 2020 by direct interviews using a questionnaire. Data were analyzed by univariate and bivariate.The results of univariate analysis showed that 34 respondents (30.9%) had good breakfast, 43 respondents (39.1%) were sufficient, and 33 respondents (30.0%) were lacking. As for the description of study achievement, 59 respondents (53.6%) were good, 45 respondents (40.9%) were sufficient and 6 respondents (5.5%) were less. The bivariate results showed a significant relationship between breakfast and student achievement with a p-value (0.014). There is a significant relationship between breakfast and student achievement. Breakfast is useful in increasing learning concentration and memory when studying at school so that it will result in better achievement Keywords: Breakfast, study achievement ABSTRAK Sarapan pagi mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan energi anak sekolah, karena dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan memudahkan menyerap pelajaran di sekolah, sehingga prestasi belajar menjadi baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sarapan pagi dengan tingkat prestasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah adalah siswa yang duduk di kelas X MIPA dan X IIS di SMA Negeri 4 Kota Jambi Tahun 2020. Sampel teknik simple random sampling yang berjumlah 110 orang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Kota Jambi bulan Juli–Agustus 2020 tahun 2020 dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat didapatkan gambaran untuk sarapan pagi sebanyak 34 responden (30,9%) baik, 43 responden (39,1%) cukup, dan 33 responden (30,0%) kurang. Sedangkan untuk gambaran prestasi belajar didapatkan sebanyak 59 responden (53,6%) baik, 45 responden (40,9%) cukup dan 6 responden (5,5%) kurang. Hasil bivariat terdapat hubungan yang bermakna antara sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa dengan p-value (0,014). Terdapat hubungan yang bermakna antara sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa. Sarapan berguna dalam meningkatkan konsentrasi belajar dan daya ingat ketika belajar di sekolah sehingga akan menghasilkan prestasi yang lebih baik. Kata Kunci : Sarapan pagi, Prestasi belajar