Nancy Febriana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KEGAWATADARURATAN PREEKLAMSIA PADA KEHAMILAN Nancy Febriana; Novita Harianti
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6, No 1 (2020): JAKHKJ Juni 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklamsi adalah jika sistolik ≥140 mm/Hg dan diastolik ≥90mm/Hg , dan proteinuria dipstik 1+ atau 30 mm/dL atau proteinurin 0,3 g atau lebih pada urine tadah selama 24 jam (Joseph, 2011). Preeklampsia merupakan sindrome yang ditandai dengan adanya suatu peningkatan tekanan darah dan protein dalam urine yang bisa muncul ditrimester kedua di kehamilan yang bisa dipulihkan diperiode postnatal. Preeklamsia bisa terjadi di masa prenatal, intranatal, dan postnatal.Metode Penelitian : yang digunakan dalam penelitian ini desain deskriptif engan pendekatan kuantitatif jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Dari hasil penelitian ini yang dilakukan selama 2 hari penelitian yaitu paa tanggal 10 dan 11 Mei 2021 didapatkan bahwa kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang pengertian, tanda dan gejala, penyebab, komplikasi dan pencegahan preeklampsia.Hasil Penelitian : menurut  usia 12-20 tahun sebanyak 2 orang (6%) sedangkan usia 21-30 tahun sebanyak 8 orang (27%) dan usia 31-40 tahun sebanyak 20 orang (67%). Sedangkan menurut pendidikannya SD sebanyak 4 orang (13%) dan pendidikan SMP sebanyak 15 orang (50%), sedangkan SMA 11 orang (37%). Dan menurut pekerjaannya yang bekerja sebanyak 5 orang (17%) sedangkan yang tidak bekerja sebanyak 25 orang (83%).
MOTIVASI SUAMI MERAWAT ISTRI PASCA SECTIO CAESAREA DI RPKK RSUD KOJA JAKARTA UTARA Nancy Febriana; Putri Nurani
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 2 (2021): JAKHKJ Agustus 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat proses insisi pada dinding abdomen dan uterus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan motivasi suami merawat istri pasca sectio caesarea. Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan metode penelitian kunatitatif dengan metode analisa secara deskriptif yang bertujuan untuk melihat gambaran fenomena yang terjadi didalam suatu populasi tertentu dan dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana data yang menyangkutvariable, akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung terhadap responden dengan lembar kuesioner. Hasil, disimpulkan bahwa gambaran motivasi suami merawat istri pasca sectio menunjukkan hasil yang sangat tinggi, yaitu 100% untuk gambaran motivasi intrinsik maupun motivasi ekstrinsik.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa gambaran motivasi dari seorang suami sangat berpengarah penting bagi kesembuhan dan proses perawatan pada istri pasca sectio.Kata Kunci: Motivasi, Suami, Merawat istri, Pasca sectio caesarea
TINGKAT PEMAHAMAN MASYARAKAT DKI JAKARTA TENTANG PHYSICAL DISTANCING DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Leo Rulino; Nancy Febriana; Yuni Minata
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6, No 1 (2020): JAKHKJ Juni 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Physical distancing merupakan intervensi non-medis yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan warganya untuk menekan angka penularan penyakit. Physical distancing amat dianjurkan oleh WHO untuk diterapkan dalam kehidupan social. Seluruh negara di dunia memberlakukan Physical distancing mulai yang ringan seperti tidak berkumpul dan berkerumun sampai tidak di perbolehkannya keluar rumah.Metode: Desain yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan tingkat pemahaman Masyarakat DKI Jakarta tentang Physical Distancing dalam menghadapi pandemi Covid-19, dengan jumlah sampel sebanyak 403 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui online pada 11-14 April 2020.Hasil: Data demografi menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 21-30 tahun (63%), Perempuan (67%), berpendidikan SMA (69,2%), dan berdomisili di Jakarta Utara (57%). Mayoritas responden memiliki pemahaman tentang physical distancing yang sangat baik di semua golongan usia, jenis kelamin, domisili, dan pendidikan, kecuali responden berpendidikan SD yang seluruhnya masuk dalam kategori baik.Kesimpulan: Tingkat pemahaman masyarakat DKI Jakarta tentang Physical distancing masuk dalam kategori sangat baik.