Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Kepadatan Hunian, Ventilasi, dan Pencahayaan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Desa Talang Jawa Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2020 Sabtian Sarwoko
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 6 No. 1 (2021): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.183 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v6i1.80

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita di dunia, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, kasus ISPA pada balita terbanyak adalah di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung sebanyak 1.287 kasus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Kepadatan Hunian, Ventilasi Dan Pencahayaan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Desa Talang Jawa Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil perhitungan besar sampel sebanyak 265 sampel yang dijadikan responden. Hasil analisis secara bivariat dengan menggunakan uji chi-square yaitu ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita (p value 0,000), ada hubungan yang bermakna antara ventilasi dengan kejadian ISPA pada balita (p value 0,000) dan ada hubungan pencahayaan dengan kejadian ISPA pada balita (p value 0,000).
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Puskesmas Sabtian Sarwoko
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.629 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko yang paling berpengaruh terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi dapat meningkatkan resiko terhadap kejadian stroke, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.Aktifitas fisik seperti senam yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam lansia pada pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental (quasi experimental) dengan konsep kontrol one group pre test post test. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 65 responden. Analisis data menggunakan paired sample t-test. penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum senam lansia adalah 157,69 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah senam lansia adalah 136,46 mmHg. rata-rata tekanan darah diastolik sebelum senam lansia adalah 100,15 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik sesudah senam lansia adalah 78,62 mmHg. Hasil uji statistik didapatkan ρ value 0,000, yang artinya ada pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah. Dengan mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi maka tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan dan menyarankan intervensi non farmakologis latihan napas dan senam lansia sebanyak 3 kali seminggu dalam meminimalkan risiko terjadinya komplikasi hipertensi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Membuang Sampah Rumah Tangga Sabtian Sarwoko; Eko Heryanto; Fera Meliyanti
Lentera Perawat Vol. 4 No. 1 (2023): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v4i1.188

Abstract

Sampah erat kaitanya dengan kesehatan masyarakat, karena dari sampah tersebut akan hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, dan juga binatang serangga sebagai pemindah/penyebar penyakit. Sampah yang tidak tertangani dengan baik akan mengakibatkan tingginya angka kepadatan, pencemaran terhadap udara, tanah dan juga air, serta rendahnya nilai-nilai estetika. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku membuang sampah rumah tangga di Kelurahan Sekar Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian Cross Sectional. Sampel adalah kepala keluarga yang berada di Kelurahan Sekar Jaya dengan besar sampel 331 sampel. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil sebanyak 186 (56,2%) responden mempunyai perilaku membuang sampah rumah tangga baik, sebanyak 189 (57,1%) responden berpengetahuan baik, sebanyak 182 (55%) responden dengan sikap positif, sebanyak 184 (55,6%) responden dengan pendapatan rendah dan sebanyak 173 (52,3%) responden mempunyai sarana pembuangan sampah. Analisis bivariat diperoleh hasil ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,002), pendapatan (p=0,001), dan ketersediaan sarana (p=0,001) dengan perilaku membuang sampah rumah tangga. Pendekatan dan pemberdayaan masyarakat dalam membiasakan hidup bersih dan sehat serta membiasakan sedini mungkin pada anak-anak agar membuang sampah pada tempatnya. Melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berpengaruh dalam merubah perilaku membuang sampah sembarangan sehingga masyarakat termotivasi untuk hidup bersih dan ramah lingkungan.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyalahgunaan Narkoba Di Kecamatan Baturaja Timur Tahun 2022 Fera Novitry; Deli Lilia; Sabtian Sarwoko
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.001 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v12i1.162

Abstract

According to data from the Ogan Komering Ulu Regency, the perpetrators of narcotics crimes committed in 2019 there were 75 cases of which 86% were grouped in the productive age of 18-40 years, in 2020 there were 82 cases and 90% were grouped in the productive age of 18-40 years, and In 2021 in the jurisdiction of the Ogan Komering Ulu Police, there were 95 cases of which 96% were grouped in the productive age of 18-40 years of narcotics abuse. The research design used is a quantitative research design with a case-control research approach. The population is all residents in East Baturaja sub-district, East Baturaja Police has 105,076 residents aged 18-40 years totaling 58 cases. The sample in this study is Cases are productive age 18-40 years who are really drug users as many as 58 people. While the controls are productive age 18-40 years who really do not use drugs as many as 58 people.It is known that the proportion of respondents who have bad social relationships and become drug abusers is 70.7% greater than the proportion of respondents who have good social relationships and become drug abusers as much as 12.2%. It is known that the proportion of respondents with heavy workloads becomes drug abuse as much as 67.7%, which is greater than the proportion of respondents with light workloads who become drug abusers as much as 22.2%. It is known that the proportion of respondents with severe stress who become drug abusers is 66.2% greater than the proportion of respondents with moderate stress who become drug abusers as much as 17.9%.The results of the chi square test get p value 0.000 < (0.5) which means there is a relationship between environmental association and drug abuse. The results of the chi square test get p value 0.000 < (0.5) which means there is a relationship between workload and abuse drugs. The results of the chi square test obtained p value 0.000 < (0.5) which means that there is a relationship between stress and drug abuse.
Hubungan Antara Frekuensi Makan Dan Jenis Makanan Dengan Kejadian Gastritis Sabtian Sarwoko
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 8 No. 2 (2023): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v8i2.266

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang ditandai dengan tidak nyaman pada perut bagian atas, rasa mual, muntah, nafsu makan menurun atau sakit kepala. Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya frekuensi makan dan jenis makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi makan dan jenis makanan dengan kejadian gastritis. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tekhnik Accidental Sampling, dwngan  wawancara langsung dan didukung observasi secara langsung. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kunjungan pasien dewasa yang berobat ke Balai Pengobatan  Puskesmas selama dua bulan terakhir, total populasi yang didapat berjumlah 120 responden, waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juni 2022. Hasil penelitian secara univariat dari 120 responden , didapat responden menderita gastritis sebesar 56,7 % dan yang tidak gastritis sebesar 43,3% responden, dengan frekuensi makan tidak baik sebesar 58,3 % dan frekuensi makan baik sebesar 41,7 %  responden, jenis makan responden yang beresiko sebesar 63,3 % dan tidak beresiko sebesar 36,7 % responden, Hasil Penelitian bivariat responden ada hubungan yang bermakna antara frekuensi makan dengan kejadian gastritis dengan p value 0,000 dan ada hubungan yang bermakna antara jenis makanan dengan kejadian gastritis dengan p value 0,001.