Armini Hadriyati
Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, Jambi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI, FARMASETIK DAN KLINIS PADA RESEP DI RSUD H. ABDURRAHMAN SAYOETI KOTA JAMBI Winda Anggraini; Armini Hadriyati; Deni Sutrisno
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3661

Abstract

Penulisan resep harus ditulis dengan jelas, lengkap dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Resep yang ditulis tidak jelas akan menimbulkan terjadinya kesalahan saat peracikan, penyiapan obat dan pengunaan obat yang diresepkan. Kelengkapan resep meliputi Administrasi, Farmasetik dan klinis. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui kelengkapan resep di RSUD H. Abdurrahman Sayoeti Kota Jambi Tahun 2020 sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Tahun 2019. Penelitian ini deskriptif yang data bersifat retrospektif, pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling insidental. Hasil penelitian menunjukan kelengkapan nama pasien (100%), No. rekam medik (7,75%), umur (87,59%), jenis kelamin (100%), berat badan (27,51), tinggi badan (0%), alamat dokter (100%), nama dokter (100%), No. SIP (9,68%), paraf (44,96%), ruangan (100%), tanggal resep (100%), alergi (33,33%), nama obat (100%), bentuk sediaan (86,43%), jumlah obat (100%), aturan dan cara pengunaan (100%), kekuatan sediaan (64,72%), telaah tepat indikasi (5,42%), telaah dosis (5,425), telaah kontra indikasi (5,42%), telaah duplikasi obat (5,42%), telaah interaksi obat (5,42%), resep yang memenuhi aspek administrasi 0, resep yang memenuhi aspek farmasetik 141, resep yang memenuhi aspek klinis 14, resep memenuhi seluruh aspek 0. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian di RSUD H. Abdrurrahman Sayoeti Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa masih ditemukan resep belum lengkap sesuai Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Tahun 2019.
EVALUASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN FARMASETIK PADA RESEP DI PUSKESMAS RAWAT INAP KAMPUNG LAUT TANJUNG JABUNG Olifia Nurmuizia; Armini Hadriyati; Amelia Soyata
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3662

Abstract

Medication Error merupakan kejadian yang menyebabkan atau berakibat pada pelayanan kesehatan yang tidak tepat atau membahayakan pasien yang sebenarnya dapat dihindari. Sehingga perlu dilakukan pengamatan terhadap evaluasi kelengkapan administrasi yang meiputi nama pasien, nomor rekam medis pasien, umur pasien, jenis kelamin pasien, berat badan pasien, tinggi badan pasien, nama dokter, No.SIP dkter, alamat dokter, paraf dokter dan tanggal resep. Sedangkan pada evaluasi kelengkapan farmasetik meliputi nama obat, bentuk obat, kekuatan sediaan, jumlah obat dan aturan pakai (signa). Tujuan untuk mengetahui kelengkapan resep di Puskesmas rawat Inap Kampung Laut Tanjung Jabung Timur Tahun 2020 sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Kefarmasian di Puskesmas Tahun 2019. Metode penelitian observasi dengan menggunakan pengumpulan data secara deskriptif retrospektif dengan jumlah resep yang diamati sebanyak 362 resep rawat jalan di puskesmas kampung rawat inap kampung laut tanjung jabung timur. Hasil dari hasil penelitian yang di dapat masih terdapat beberapa resep yang belum sesuai dengan literatur dan beberapa resep yang sudah sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Tahun 2019 diantaranya aspek administrasi meliputi nama pasien 100%, Paraf 100%, dan tanggal resep 100%. Aspek farmasetik meliputi nama obat 100%, jumlah obat 100% dan aturan pakai 100%. Kesimpulan dari hasil penelitian kelengkapan resep di Puskesmas Kampung Laut Tanjung Jabung Timur masih ditemukan ketidak lengkapan dalam penulisan resep dalam aspek Administrasi hanya 39,09% dan Farmasetik 68,8% pada bulan Januari-Desember 2020 berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas