Parvita Hanna Fatiha
universitas pahlawan tuanku tambusai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN SARAPAN DENGAN PRESTASI BELAJAR SAAT NEW NORMAL COVID-19 DI SDN 005 LANGGINI BANGKINANG KOTA TAHUN 2021 Parvita Hanna Fatiha; Widawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.3888

Abstract

Status gizi dan kebiasaan sarapan merupakan dua faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada anak sekolah. Kecukupan energi atau nutrisi untuk meningkatkan kemampuan kognitif dapat dipenuhi dengan sarapan. Kebiasaan sarapan yang baik secara tidak langsung akan membentuk status gizi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan status gizi dan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar dimasa New Normal Covid-19 di SDN 005 Langgini Bangkinang Kota tahun 2021. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Juni-8 Juli. Variabel independen pada penelitian ini status gizi dan kebiasaan sarapan pagi sedangkan variabel dependen pada penelitian ini adalah prestasi belajar. Adapun populasi pada penelitian ini adalah 408 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah 30 siswa. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian univariat menunjukkan sebanyak 16 siswa (53.3%) berstatus gizi normal, 17 siswa (56.7%) mempunyai kebiasaan sarapan baik dan 21 siswa (70%) mempunyai prestasi belajar baik. Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar (p = 0,004) dan terdapat hubungan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar (p = 0,003). Kesimpulan ada hubungan antara status gizi dan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar. Hasil penelitian ini diharapkan para siswa dapat memperbaiki status gizi dan kebiasaan sarapan terutama dimasa new normal Covid-19.