Devi Susanti
Program Studi D.III Keperawatan Aceh Tenggara, Politeknik Kesehatan Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PSIKOLOGIS MASYARAKAT BERDASARKAN HOSPITAL ANXIETY AND DEPRESSION SCALE (HADS) SELAMA PANDEMI COVID-19 DI DESA PULO KEMIRI KECAMATAN BABUSSALAM KABUPATEN ACEH TENGGARA Sri Handayani; Devi Susanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3975

Abstract

ABSTRAK Penyakit virus korona 2019 (Covid-19) telah memicu pandemi global yang menyebabkan efek negatif global. Virus covid-19 dapat tertular dan menularkan kepada orang lain dan kesulitan pekerjaan memiliki dampak negatif pada psikologis masyarakat luas. Kasus kematian akibat covid-19 dan tindakan isolasi dapat mempengaruhi psikologis seperti depresi, kecemasan, rasa takut berlebihan serta perubahan pola tidur masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis psikologis masyarakat berdasarkan hospital anxiety and depression scale (HADS) selama pandemi covid-19 di Desa Pulo Kemiri Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu semua masyarakat dengan usia produktif yang berjumlah 122 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden dengan usia 26 – 35 tahun, sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, dan hampir sebagian responden dengan jenjang pendidikan SMA. Adapun gambaran psikologis masyarakat berdasarkan hospital anxiety and depression scale (HADS) selama pandemi covid-19 di Desa Pulo Kemiri Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat tentang covid-19 dan melatih keluarga untuk memberikan dukungan bagi anggota keluarga yang terkena dampak pandemi covid-19, sehingga menimbulkan perasaan nyaman dan kepedulian terhadap sesama.