Putri Aulia Rosmayani
Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, UPN Veteran Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PELAKSANAAN TELEMEDICINE PADA KEPUASAN PASIEN SAAT PANDEMI COVID-19 : SYSTEMATIC REVIEW Alya Diah Ullhaque; Endah Pravita Putri Aldia Pratama; Putri Aulia Rosmayani; Resa Listiani; Rizki Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4403

Abstract

Telemedicine diartikan sebagai pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang meliputi pertukaran informasi diagnosis, pengobatan, pencegahan penyakit dan cedera untuk kepentingan kesehatan individu dan masyarakat. Sejak pandemi Covid-19, masyarakat sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain itu keterbatasan jumlah dokter yang persebarannya belum merata juga menjadi permasalahan utama karena semakin tingginya angka lonjakan kasus Covid-19 maka masyarakat sangat membutuhkan tenaga medis atau dokter. Adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan telemedicine dengan kepuasan pasien di era pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (systematic review) dengan search engine yang digunakan dalam penelusuran literatur diantaranya adalah Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci covid-19, kepuasan pasien, telemedicine. Artikel yang dihasilkan dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2018 sampai 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pelaksanaan telemedicine di era pandemi Covid-19 dengan kepuasaan pasien berdasarkan faktor usia dan jarak. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan usia pasien dan jarak perjalanan tempat tinggal ke pelayanan kesehatan secara signifikan dapat memengaruhi preferensi untuk kunjungan telemedicine di masa yang akan datang. Selain itu pasien dapat menghemat waktu dan biaya. Jika dilihat dari segi usia, pasien remaja dan dewasa puas dengan kunjungan telemedicine, namun pasien lansia cenderung tidak memilih kunjungan telemedicine di masa depan karena lebih sulit menerima perubahan dan menerima teknologi