Roma Ulinnuha
Faculty of Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BEBERAPA ASPEK DIMENSI NILAI AKSIOLOGIS MAX SCHELER DAN RELEVANSINYA PADA PRAXIS INTER-FAITH Roma Ulinnuha
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2016.1201-04

Abstract

Based on what accentuated by Max Scheler on axiological dimension, thisarticle seeks to explore what aspects discussed in the axiological values and therelevance of the values on interfaith initiatives. The ever-present issues of conflict,radicalization and religiously-motivated violence has led the idea on how toapproach some ways toward the alternative solution. The queries are what isaxiological dimension of values in Scheler’s perspective? and what is the relevanceof the values on interfaith realm in religious studies perspective? The study showsthat the axiological dimension consisting of the values that needed to be foundobjectively as the ethical basis for human interaction in everyday life. In Scheler’sview, human without values is absurd; one needs moral values in order to live ameaningful life. The essence of values is present with or without human’s practice.The relevance of the value is profound in interfaith realm since it forms humanidentity and determines peaceful coexistence among people of different faiths.
Transformasi Kesejahteraan Pelaku UMKM melalui Digitalisasi Pembinaan dalam Program “Sibakul Jogja” di Yogyakarta Khofifah Hany Amaria; Roma Ulinnuha
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9899

Abstract

Pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi fokus utama bagi berbagai kebijakan pemerintah di berbagai wilayah. Di Yogyakarta, Program Sibakul Jogja menjadi inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat kesejahteraan UMKM melalui digitalisasi pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kesejahteraan pelaku UMKM yang terjadi akibat adopsi teknologi dalam Program Sibakul Jogja. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan pihak Dinas Koperasi dan UKM DIY serta pelaku UMKM yang terlibat dalam Program Sibakul Jogja, Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik untuk memahami persepsi dan pengalaman pelaku UMKM terkait dengan program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembinaan “Sibakul Jogja" telah memberikan transformasi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM di Yogyakarta. Program ini memberikan akses lebih luas, pelatihan keterampilan, dan modal usaha. Hal ini berdampak pada peningkatan pendapatan, taraf hidup, dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, seperti jaringan kerja dan distribusi produk mereka masih terbatas, pilihan akses modal belum banyak, serta platform Sibakul Jogja yang masih sering mengalami error.