Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Pembelajaran di MIS Hidayatul Insan Palangka Raya Muhammad Tri Ramdhani; Istiqlaliyah Istiqlaliyah
Anterior Jurnal Vol 17 No 2 (2018): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.523 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v17i2.10

Abstract

Learning management can be interpreted as an effort to manage the resources used in learning so that the learning objectives can be achieved effectively and efficiently. Selection of appropriate learning model will determine the interest, participation of learners, and will minimize the problems faced by teachers in learning. In the field of learning is expected teachers can manage to learn by determining the appropriate learning model so as to attract learners' interest in the subject matter. The learning management at MIS Hidayatul Insan Palangkaraya includes preparation, implementation, and evaluation. Problems faced by teachers in MIS Hidayatul Insan Palangkaraya, the problem of how to instill the same concept in learners. One way teachers overcome this is to provide an easy example so that learners can understand. After doing some preparation and carrying out the learning the teacher performs the evaluation assigning the task to the learners.
Problematika Guru Dalam Pembelajaran Matematika Pada Pendidikan Inklusi Lastaria Lastaria; Istiqlaliyah Istiqlaliyah
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.143 KB) | DOI: 10.33084/jhm.v6i1.878

Abstract

Penelitian ini menitik beratkan pada problematika yang dihadapi guru dalam pembelajaran matematika pada pendidikan inklusi anak diskalkulia, serta cara guru dalam mengatasinya. Selain itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana problematika yang dihadapi guru dalam pembelajaran matematika pada pendidikan inklusi anak diskalkulia?, 2) bagaimana cara guru mengatasi problematika dalam pembelajaran matematika pada pendidikan inklusi anak diskalkulia? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah guru matematika dan guru anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pendukung dalam pengumpulan data penelitian. Selanjutnya data diabsahkan dengan triangulasi dan dianalisis dengan tiga tahap, yaitu data reduksi, data display, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian 1) problematika yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran matematika pada pendidikan inklusi anak diskalkulia adalah kurang mampu menepatkan metode pembelajaran untuk anak diskalkulia dikarenakan perbedaan latar pendidikan guru dan siswa yang tangani (kurang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah terkait kebutuhan anak-anak ABK yang ada di sekolahan umum sehingga menjadi problem bagi guru yang bidang keilmuannya berbeda dengan pendidikan ABK), kurangnya minat, interaksi, kemampuan anak diskalkulia, menganggap pelajaran matematika itu cukup sulit, jenuh, dan membosankan, pelajaran matematika diajarkan di siang hari, dan keterbatasan alokasi waktu (LW dan N), 2)
PERAN SUPERVISOR PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Taufik Adji Sasono; Istiqlaliyah Istiqlaliyah
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v8i2.3083

Abstract

Peran Supervisor Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam. Pada dasarnya pendidikan adalah laksana eksperimen yang tidak pernah selesai sampai kapan pun, sepanjang ada kehidupan di dunia ini. Dikatakan demikian, karena pendidikan merupakan bagian dari kebudayaan dan peradaban manusia yang terus berkembang. Hal ini sejalan dengan pembawaan manusia yang memiliki potensi kreatif dan inovatif dalam segala bidang kehidupan termasuk dalam bidang pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia ialah melalui proses pembelajaran di sekolah. Supervisor menghadapi berbagai persoalan yang kompleks yang berhubungan dengan perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan. Problem yang dihadapi guru terlebih lagi guru pendidikan agama Islam yang menjadi perhatian supervisor sangat beragam dan tidak dapat dipecahkan dalam satu kebijakan yang seragam, maka perlu ada interaksi antara supervisor dan guru. Guru profesional merupakan faktor penentu proses penentu pendidikan yang berkualitas. Pada dasarnya tugas supervisor sangat luas dan kompleks, namun dalam pelaksanaannya harus lebih terfokus pada pengembangan kemampuan guru, sebab mereka merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah. Oleh karena itu, umpan balik setelah pelaksanaan supervisi mutlak diperlukan agar guru bisa mengetahui kelebihan dan kelemahannya, sehingga mereka dengan segera dapat memperbaikinya. Indikator guru PAI yang profesional selalu dilihat dari perspektif kinerja dalam menjelaskan, memahamkan dan mengembangkan nilai nilai ajaran Islam kepada peserta didik dan masyarakat. Guru PAI yang profesional setidaknya memiliki tiga misi, yaitu misi dakwah Islam, misi pedagogik, dan misi pendidikan.