John Haba
PMB

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Retorika Pemerintah dan Respon Masyarakat Studi Kasus di Indonesia dan Filipina John Haba
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 1, No.1 (1997)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jmb.v1i1.700

Abstract

Greg Acciaioli-Jenifer Nourse (eds). Official Rhetoric-Popular Response Dialogue and Resistance in Indonesia and Philippines, Adalaide: Social Analysis-Journal of Cultural and Social Pracites No.35, April 1994. 164 Halaman
Budaya Materi dan Pengembangan Pariwisata di Biak – Numpor, Irian Jaya John Haba
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 1, No.1 (1997)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jmb.v1i1.702

Abstract

Tulisan ini fokus pada budaya material di masyarakat Biak-Namfor yang bertujuan untuk mengembangkan pariwisata di wilayah tersebut. Seperti yang kita ketahui tentang Irian Jaya yang merupakan sebuah pulau dengan sumber daya alam yang melimpah disertai latar belakang budaya yang beraneka ragam. Berdasarkan data lapangan di Biak pada Desember 1995, artikel ini mendemonstrasikan bahwa wilayah Biak-Numfor memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang dapat digunakan untuk mengembangkan pariwisata. Lebih lanjut, penulis merangkai beberapa aspek yang melatarbelakangi budaya material masyarakat Biak yang disertai arti, fungsi dan alasan tradisi peninggalan nenek moyang kian menghilang. Artikel ini juga memberikan rekomendasi bagi masyarakat local dan pemerintah juga institusi sehingga mereka dapat merencakan dan membuat program pengembangan pariwisata.
Ectasy Gaya Hidup: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia John Haba
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 2, No.1 (1998)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jmb.v2i1.719

Abstract

Idi Subady Ibrahim (editor), Mizan, Bandung April 1997