Ade Nurdiyanto
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ZAKAT NABI-NABI TERDAHULU DALAM AL-QUR’AN (Telaah Historis Syari’at Zakat) Ade Nurdiyanto
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.293 KB)

Abstract

Islam sebagai rahmat bagi alam semesta, datang tidak hanya sebuah agama ritual saja, tetapi juga memperhatikan dinamisasi sosial demi keberlangsungan hidup manusia di muka bumi ini. Salah satu contohnya adalah zakat. Perlu untuk ditegaskan bahwa bukan hanya agama Islam saja yang terdapat di dalamnya syari’at zakat, tetapi nabi-nabi yang diutus kepada umat-umat yang terdahulu ternyata juga diperintahkan oleh Allah untuk menyerukan kepada umat mereka guna membayar zakat. Seperti yang dikisahkan di dalam ayat-ayat al-Qur’an. Maka hal ini akan menjadi sangat menarik karena mengidentifikasikan bahwasannya terdapat benang merah antara syariat nabi-nabi terdahulu dengan nabi akhir zaman yaitu nabi Muhammad saw. Kata Kunci: Zakat, Syari’at, Al-Qur’an
MUAMALAH MUSLIM DENGAN NON MUSLIM DALAM AL-QUR’AN Ade Nurdiyanto
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.546 KB)

Abstract

Keragaman Indonesia yang terbingkai indah dalam wujud Bhinneka Tunggal Ika, akhir-akhir ini terusik dengan terjadinya peristiwa bentrokan fisik atas nama agama, sehingga persatuan bangsa patut dipertanyakan kembali. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ada gejala yang sudah menggurita dan melunturkan sendi-sendi kehidupan antar umat beragama di wilayah Indonesia. Bisa jadi itu semua disebabkan oleh ketidakdewasaan sebagian orang dalam menyikapai realitas perbedaan di Indonesia, baik perbedaan keyakinan maupun pendapat. Padahal, perbedaan adalah bagian dari realitas kehidupan umat manusia yang tidak dapat dihindari oleh seseorang atau masyarakat manapun, lebih-lebih dalam era globalisasi saat ini. Sehingga diperlukan suatu upaya untuk memperbaiki keadaan di atas sebagai solusi untuk menjaga harmonisasi kehidupan antar umat beragama. Kata Kunci: Muamalah, Muslim, non-Muslim.