Tri Handayani
Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Sebagai Solusi pada Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Kearsipan Tri Handayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 4 (2018): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.564 KB) | DOI: 10.14710/anuva.2.4.413-428

Abstract

Inovasi merupakan suatu kreatifitas seseorang atau sekelompok orang sehingga menciptakan suatu karya baru pada suatu bidang. Dalam konteks administrasi publik, inovasi dilakukan oleh organisasi publik untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada publik. Arsip merupakan perekam informasi dalam berbagai bentuk media penyimpan informasi. Arsip yang merekam informasi terkait publik perlu dikelola dengan sistem kearsipan yang sejalan dengan perundang-undangan kearsipan. Diperlukan seperangkat sistem kearsipan yang telah diatur dalam perundang-undangan kearsipan untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut. Tujuannya adalah agar kepentingan negara dan hak-hak publik terlindungi. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan Manajemen Kearsipan dan Administrasi Publik.  Hasil kajian adalah beberapa masalah aspek kearsipan pada organisasi publik di Indonesia dapat diberikan solusinya dengan inovasi kebijakan kearsipan.
Pemetaan Masalah-Masalah Sumber Daya Manusia Kearsipan Pada Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia: Sebuah Studi Teoritis Tri Handayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.34 KB) | DOI: 10.14710/anuva.2.1.77-98

Abstract

Manusia merupakan salah satu unsur penting pada suatu organisasi termasuk di lingkungan perguruan tinggi negeri di Indonesia. Keberadaan unsur manusia dalam penyelenggaraan kearsipan konvensional maupun elektronik diperlukan agar arsip yang diciptakan dapat ditata, dilestarikan, disusutkan, diakuisisi, dikendalikan, dan digunakan untuk berbagai keperluan. Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Undang-undang tersebut mengatur tentang bagaimana arsip dikelola termasuk hukuman jika seseorang melanggar undang-undang tersebut. Arsip akan dikelola dengan baik oleh orang yang memiliki kempetensi dan keterampilan dalam bidang kearsipan. Meskipun Indonesia memiliki undang-undang kearsipan, tetapi negara ini masih kekurangan sumber daya manusia kearsipan yang professional atau Arsiparis saat ini.  Kita sebaiknya melakukan pemetaan tentang faktor-faktor yang menyebabkan masalah tentang implementasi kebijakan sumber daya manusia kearsipan. Kajian teori digunakan untuk memecahkan masalah implementasi kebijakan sumber daya manusia kearsipan di Indonesia didasarkan pada aspek teori. Hasil kajian adalah beberapa masalah dapat didekati dari beberapa pendekatan keilmuan. Penggunaan pendekatan tersebut diharapkan untuk dapat memecahkan masalah  implementasi kebijakan sumber daya manusia kearsipan pada perguruan tinggi negeri di Indonesia