Elisheba Nindrapramesti
Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Pemustaka terhadap Penggunaan Skema Klasifikasi DDC (Dewey Decimal Classification) Di Perpustakaan Kota Semarang Roro Isya Permata Ganggi; Elisheba Nindrapramesti
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.991 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.4.591-602

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap penggunaan skema klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC) di Perpustakaan Kota Semarang. Dalam melakukan penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk pengambilan data dengan pendekatan wawancara. Pengambilan data dalam penelitian dilakukan dengan tiga cara yakni wawancara semi terstruktur, observasi subjek penelitian, dan studi literatur. Penelitian ini menggunakan sepuluh pemustaka yang rutin menggunakan fasilitas di Perpustakaan Kota Semarang sebagai subjek penelitian utama dalam penelitian tersebut. Dari sepuluh pemustaka tersebut, lima di antaranya memiliki latar belakang ilmu perpustakaan yang cukup memadai. Wawancara semi terstruktur diimplementasikan untuk memperoleh pendapat mereka satu per satu. Setelah wawancara tersebut dilakukan, analisis hasil wawancara menggunakan metode reduksi sata, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa persepsi pemustaka terhadap skema sistem klasifikasi di Perpustakaan secara keseluruhan telah membantu dalam mengelola bahan pustaka yang ada agar lebih tertata dan mudah ditemukan. Kendati demikian pemustaka masih mendapati beberapa faktor penghambat dalam menemukan bahan pustaka secara mandiri hal ini juga dikarenakan faktor latar belakang pendidikan.