This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kadera Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

COMMON SENSE DALAM NOVEL PUYA KE PUYA KARYA FAISAL ODDANG Imarafsah Mutianingtyas
Kadera Bahasa Vol 13, No 1 (2021): KABA Vol 13 No. 1
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47541/kaba.v13i1.173

Abstract

Penelitian ini berusaha menjelaskan praktik common sense dalam novel Puya ke Puya karya Faisal Oddang, dengan menggunakan teori common sense Gramsci. Gramsci mengembangkan budaya hegemonik dengan menggunakan ideologi daripada kekerasan, kekuatan ekonomi, atau persuasi. Budaya hegemoni menyebarkan nilai dan normanya sendiri sehingga menjadi common sense dan dengan demikian mempertahankan status quo kaum borjuis. Kaum borjuasi, yang dalam konteks novel tersebut adalah perusahaan tambang nikel, berupaya mengeksploitasi tanah adat dengan rasionalisasi pertumbuhan ekonomi kapitalis. Namun, terjadi pro dan kontra antarwarga sehingga peneliti tertarik untuk mengungkap praktik common sense yang ada dalam lingkungan tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya praktik common sense oleh perusahaan tambang terhadap masyarakat adat, khususnya terhadap tokoh Allu yang seolah-olah menerima keberadaan tambang, tetapi ia justru terjebak karena ia juga terlibat dalam kasus jual-beli mayat bayi dengan motif ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan kajian kesusastraan Indonesia dan menambah wawasan perihal praktik common sense yang terjadi di lingkungan sebagaimana dikisahkan dalam fiksi.