Muhammad Sholeh Kosim
Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN RADIOLOGI NECROTIZING ENTEROCOLITIS DENGAN FOTO POLOS ABDOMEN PADA ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN BERBAGAI USIA KEHAMILAN Yurida Binta Meutia; Eddy Sudijanto1; Muhammad Sholeh Kosim
Media Medika Muda Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.214 KB)

Abstract

Latar belakang: Asfiksia neonatorum akan menyebabkan hipoksia dan iskemia yang dapat mengakibatkan kelainan gastrointestinal berupa Necrotizing enterocolitis (NEC) atau enterokolitis nekrotikans (EKN) yang merupakan manifestasi yang paling sering  dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Meskipun lebih sering terjadi pada bayi prematur, akan tetapi juga didapatkan pada bayi aterm dan prematur lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan usia kehamilan dengan NEC pada asfiksia berdasarkan pemeriksaan foto polos abdomenMetode: Desain penelitian ini adalah cross sectional retrospektip. Penelitian di RSUP Dr. Kariadi. Data diambil dari Catatan medis dan dokumentasi gambar radiologi. Subjek adalah neonatus aterm dan prematur yang memenuhi kriteria inklusi yang dirawat pada periode 1 Januari 2010 – 31 Desember 2012. Diteliti tentang gambaran klinis dan radiologis. Diagnosis gambaran radiologik ditentukan berdasarkan kesepakatan dua observer (dengan KAPPA test hasil nya: 93,80%).Usia gestasi dan gejala klinis berdasarkan yang tertulis di dalam catatan medis. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis deskriptip dan X2 test.Hasil: Subjek 78 neonatus terdiri aterm : 39 (50%), prematur : 39(50%).Gambaran radiologis yang menggambarkan adanya NEC pada ke dua kelompok ternyata tidak berbeda secara bermakna (p >0,05), kecuali gambaran pneumotosis intestinalis (p=0,016). Gambaran radiologi berturut turut paling banyak adalah meteorismus, normal, pneumatosis intestinalis dan pneumoperitonium. Gambaran klinis tidak berhubungan dengan gambaran radiologi pada ke dua kelompok (p>0,05)  Simpulan: Bayi aterm dan prematur yang mengalami asfiksia mepunyai gambaran radiologis NEC yang sama berdasarkan pemeriksaan radiologis  foto polos abdomen. Tidak terdapat hubungan bermakna antara hubungan gambaran klinis dan gambaran radiologiNEC