Dhea Sarah Setyorini
Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Karakteristik dan Potensi Tingkat Erosi Daerah Aliran Sungai Blorong Kabupaten Kendal Tahun 2013 dan 2018 Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Pendekatan Universal Soil Lost Equation (USLE) Achmad Zakky Robbany; Dhea Sarah Setyorini; Aldino Maulana Riski; Santhi Widyastuti
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.3.2.2020.63-72

Abstract

Peningkatan penduduk yang pesat mengakibatkan suatu daerah terus berkembang, salah satunya yaitu berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Blorong. DAS Blorong dengan luas area 208,20 km2 merupakan salah satu sub DAS bagian timur dari DAS Bodri-Kuto yang berada di kabupaten Semarang dan kabupaten Kendal. Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui karakteristik dan tingkat erosi di DAS Blorong. Metode yang digunakan untuk menghitung tingkat erosi di DAS Blorong yaitu menggunakan USLE (Universal Soil Loss Equation). Metode USLE yang dilakukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mencari faktor-faktor untuk mendapatkan nilai USLE tersebut,  beserta menganalisa karakteristik DAS dari data digital elevation model (DEM), peta tata guna lahan, peta geologi, dan curah hujan (tahun 2013 dan 2018). Pada DAS Blorong ditentukan karaktersitiknya berdasarkan hulu dan hilir dari DAS tersebut. Tingkat erosi yang terdapat pada DAS Blorong ditinjau dari tata guna lahan di DAS tersebut. Tingkat erosi di DAS Blorong pada tahun 2013 hingga 2018 terjadi peningkatan sebesar 10,78%, dari 852,236,26 ton/Ha/tahun menjadi 944.037,79 ton/Ha/tahun. Berdasarkan identifikasi dan perhitungan, menunjukkan bahwa curah hujan dan perubahan lahan pemukiman, agrikultur, dan ladang merupakan penyumbang terbesar erosi. Rekomendasi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir potensi erosi adalah berupa upaya konservasi pada wilayah ini.