Muhammad Faiq Hibatulloh
Department of Geological Engineering, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta, Jl. Padjajaran, Condongcatur, Yogyakarta, Indonesia 55283

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Geologi dan Karakteristik Geometri Lapisan Batubara di Daerah Bunati, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Faiq Hibatulloh; Bambang Kuncoro Prasongko; Agus Harjanto
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.1.2022.26-41

Abstract

Berdasarkan fakta di lapangan, lapisan batubara dapat dijumpai dalam sebaran yang tidak teratur, tidak menerus, menebal dan menipis, terpisah dengan geometri yang bervariasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai geometri lapisan batubara menjadi penting, karena geometri lapisan batubara berhubungan langsung dengan sumberdaya dan cadangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi geologi, karakteristik fisik dan geometri lapisan batubara di daerah penelitian. Metode penelitian yang dilakukan mencakup studi pustaka, pemetaan geologi permukaan, profil singkapan, profile composite, pengamatan dan pengukuran struktur geologi. Daerah penelitian berada di Formasi Dahor yang terdiri atas satuan batupasir Dahor dan satuan batulempung Dahor. Pola struktur berarah tenggara-baratlaut, dijumpai lapisan miring dengan kedudukan N185°-N242°E/3°-17° serta arah umum face cleat N280°-N355°E/62°-89°. Kondisi geologi di daerah penelitian terdiri atas satuan batupasir Dahor dan satuan batulempung Dahor. Kondisi geologi dan karakteristik geometri lapisan batubara di Satuan Batupasir Dahor dan Satuan Batulempung Dahor adalah berbeda, sedangkan karakteristik fisik lapisan batubara Satuan Batupasir Dahor dan Satuan Batulempung Dahor adalah sama kecuali pengotornya. Persamaan dan perbedaan tersebut dipengaruhi oleh proses-proses geologi (syn-depositional dan post-depositional) yang berlangsung.