Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM PEMBERLAKUAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP GURU DALAM PROSES PENDIDIKAN yayah kusiah
Journal Presumption of Law Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jpl.v4i1.2236

Abstract

Undang-Undang Perlindungan Anak berperan positif dalam memberikan jaminan hukum kepada anak atau siswa dalam mengikuti pembelajaran di sekolah. Namun, saat ini undang-undang perlindungan anak dapat digunakan sebagai alat oleh orang tua untuk melaporkan guru kepada pihak berwenang ketika mereka tidak menyukai cara guru mendidik siswanya. Padahal dalam melaksanakan tugasnya, guru telah diberikan kebebasan untuk menilai dan menentukan kelulusan siswa, memberikan penghargaan dan dapat memberikan sanksi pendidikan kepada siswa sesuai dengan kode etik guru dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analisis, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder dan tertier sebagai data utama. Setelah data sekunder dan primer terkumpul, kemudian diadakan analisis secara kualitatif Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa Implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak membawa pengaruh pada guru dalam mendidik. Akibatnya, guru seperti menghadapi dilema, di satu sisi guru harus menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah, sementara disisi lain, khawatir dikriminalisasi oleh orang tua atau pembela anak atas tuduhan melakukan kekerasan terhadap anak. Dampak dari dilema tersebut, akhirnya guru menjadi kurang tegas terhadap siswa yang nakal atau melanggar tata tertib sekolah dan Konsep perlindungan hukum terhadap Anak Dalam Proses Pendidikan mengacu pada konsep perlindungan anak dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE KOMPETISI DAN AKTIFITAS (KOMPAK) Yayah Kusiah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i1.286

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Menyusun Teks Cerita Fabel pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Murid Kelas VIII D SMP Negeri 1 Maja Kabupaten Majalengka melalui Kompetisi dan Aktifitas (Kompak) Tahun Pelajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil perbaikan pembelajaran kompetensi dasar “Menyususn Teks Fabel ” pada siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa : 1). Untuk meningkatkan penguasaan materi dapat dilakukan melalui media gambar dengan bukti pada pra siklus 55,16 siklus I 63,5 dan pada siklus II 86,5 2). Untuk meningkatkan aktifitas siswa dapat menggunakan media gambar Hal ini ditunjukkan dengan semakin berkurangnya jumlah siswa yang tidak tuntas belajar pada masing-masing siklus, yaitu dari pra siklus 32 %, siklus I 46 % dan siklus II 100 %