Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS DAN PERANCANGAN JARINGAN WIRELESS DENGAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM MENGGUNAKAN USER AUTHENTICATION BERBASIS MULTI-FACTOR AUTHENTICATION Rusdan, Muchamad; Sabar, Muhamad
JOINT (Journal of Information Technology) Vol 2 No 1 (2020): JOINT: Journal of Information Technology
Publisher : Bagian Penelitian, Pengabdian Masyarakat & Pusat Inovasi STMIK "AMIKBANDUNG"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1287.487 KB) | DOI: 10.47292/joint.v2i1.004

Abstract

Jaringan wireless merupakan salah satu alternatif terbaik dalam membangun jaringan komputer yang praktis dan fleksibel serta memiliki mobilitas tinggi. Sebagian besar institusi menggunakan jaringan wireless untuk mendukung jaringan kabel yang sudah ada, namun pada kenyataannya jaringan wireless tersebut tetap menggunakan media kabel sebagai backbone dari access point, yang bertujuan supaya pengguna layanan bisa melakukan akses internet dan pencarian informasi. Permasalahan dari penggunaan kabel sebagai media backbone ini dapat menjadi kendala yang berarti pada tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh kabel. Jaringan wireless memberikan kemudahan dan fleksibilitas yang cukup tinggi serta nyaman untuk digunakan. Selama berada dalam area cakupan jaringan wireless, pengguna dapat mengakses internet setiap saat. Untuk membuat sebuah jaringan wireless terkoneksi ke internet dengan aman dan user-friendly, maka kita dapat membuat sebuah sistem user authentication yang berbasis Multi-Factor Authentication (MFA) yang dapat digunakan untuk melakukan Authentication dan Authorization. Pada umumnya setiap pengguna dapat menggunakan layanan jaringan wireless yang ada dengan cara melakukan user authentication yang berbasis Wifi Protected Access 2 Pre-Shared Key (WPA2-PSK). Tujuan penelitian ini antara lain adalah mengembangkan jaringan wireless yang menggunakan user authentication berbasis Multi-factor Authentication (MFA) untuk dapat melakukan koneksi pada jaringan wireless demi meningkatkan keamanan serta kemudahan dalam penggunaan jaringan wireless yang ada. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan teknik studi literatur dan observasi. Setelah dilakukan analisis dan disain dapat disimpulkan bahwa user authentication berbasis Multi-factor Authentication (MFA) aman dan user-friendly yang mampu membedakan pengguna yang diizinkan dan tidak diizinkan untuk menggunakan layanan jaringan wireless.
DESAIN JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) DAN PENGUJIAN BERDASARKAN QUALITY OF SERVICE (QOS) Muchamad Rusdan; Muhamad Sabar
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.11 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol6.iss1.2019.318

Abstract

The purpose of this research is to design a wireless network that utilizes wireless lines as a backbone on all access points except the base station point that still uses UTP cable as its backbone and expands the coverage area of ??wireless networks that are able to cover all parts of Widyatama University. The results of wireless network design with WDS will be tested by simulating. Then testing will be focused on parameters of delay, packet loss, throughput, and jitter using the Quality of Service (QoS) method using the Axis netTools application. Wireless network design with Wireless Distribution System (WDS) has a better level of flexibility than a backbone that uses Unshielded Twisted Pair (UTP) cable. The test results show that throughput, delay, packet loss, and jitter show good results. Throughput test results obtained an average value of throughput with a percentage of 90%, can be categorized GOOD with index 3, while the delay test results obtained an average value of 107.8 can be categorized VERY GOOD with index 4, then the average value of packet loss with a percentage of 2%, can be categorized GOOD with index 3, and the results of the jitter test obtained varying values ??with an average value of jitter of 1.71 ms, can be categorized GOOD with index 3.
Analisis dan Perancangan Jaringan Wireless Dengan Wireless Distribution System Menggunakan User Authentication Berbasis Multi-Factor Authentication Muchamad Rusdan; Muhamad Sabar
Journal of Information Technology Vol 2 No 1 (2020): JOINT: Journal of Information Technology
Publisher : LPPM STMIK AMIK BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47292/joint.v2i1.004

Abstract

Wireless networks are one of the best alternatives in building practical and flexible computer networks that have high mobility. Most of them use wireless networks to support existing cable networks, but on wireless networks, they still use cable media as a backbone of the access point, which supports communication users can access the internet and find information. The problem of using cables as backbone media can be a significant challenge in places that are difficult to reach by wires. Wireless networks provide convenience and convenience that is high enough to use. As long as they are in an area that is supported by a wireless network, users can access the internet at any time. To make the wireless network connected to the internet safe and easy to use, we can create a user authentication system based on Multi-Factor Authentication (MFA) that can be used to authenticate and authorize. In general, each user can use existing wireless network services by verifying users based on Wifi Protected Access 2 Pre-Shared Key (WPA2-PSK). The purpose of this research is to develop a wireless network that uses Multi-Factor Authentication (MFA) based user authentication to be able to connect to the wireless network to increase security and provide the use of existing wireless networks. The research method used in this study uses descriptive qualitative research methods, with data collection using literature study and observation techniques. After analysis and design, it can be concluded that user authentication is based on Multi-factor Authentication (MFA) in a safe and user-friendly manner that can determine the users who are allowed and not allowed to use wireless networks.
APLIKASI ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN DENGAN METODE FUZZY SERVQUAL BERBASIS ANDROID (Studi Kasus di CV.Vieneth Corp) Muhamad Sabar; Herman R. Suwarman
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 1 No 2 (2019): NARATIF (Jurnal Ilmiah Nasional Riset Aplikasi Dan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.003 KB) | DOI: 10.53580/naratif.v1i2.70

Abstract

AbstrakDalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di toko alat panah resmi CV.Vieneth Corp, maka dilakukan penelitian kualitas pelayanan di CV.Vieneth Corp Bandung. Penelitian menggunakan model Service Quality (Servqual) Parasuraman, data diambil berupa persepsi dan ekspektasi konsumen dan diolah melalui komputasi fuzzy. Analisis gap pada penelitian dilakukan dengan pendekatan Indeks Performance Analysis (IPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pelayanan yang harus ditingkatkan lagi kualitasnya berdasarkan perbandingan persepsi dan harapan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kriteria mendapatkan gap negatif antara harapan dan persepsi konsumen. Gap yang kemudian dianalisis dengan IPA yang menunjukan dua belas atribut dalam kuadran II dan sepuluh atribut dalam kuadran III, hal ini berarti ada dua belas atribut harus ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja yang ada dan sepuluh atribut yang memiliki kelebihan efisiensi yang dapat meningkatkan semua atribut di kuadran II.Kata Kunci :Fuzzy, Service Quality dan Gap.AbstractIn the effort to improve the service quality of official store CV.Vieneth Corp that sells arrows, the research applied to analyze the services and to formulate the strategy. This research was approached by Parasuraman Service Quality (Servqual) model.The collected data were customers perseption and expectation to store service the data calculation was done by fuzzy methode computation.The gap analysis was done by using Indeks Perfomance Analyslis (IPA) method. This research purposed to identify services factors which has to be improved based on comparative study between customer perseption and excpectation. The result showed there was negative gap between customer perseption and expectation. This gap analysis result that analyzed by IPA that showed twelve attribute in quadrant II and ten at quadrant III, this mean there were twelve attributes had to be improved to increased existing performance and ten attributes which had excess resources that eficiently could be used to improve all atributtes all quadrant II.Keywords:Fuzzy, Service Quality and Gap
POSYANDU DIGITAL DALAM MENGATASI ISU STUNTING DI RW 06 CIKUTRA Muhamad Sabar; Muchammad Naseer; Kristian Ismail
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 3 No 1 (2021): Naratif : Jurnal Nasional Riset Aplikasi dan Teknik Informatika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.491 KB) | DOI: 10.53580/naratif.v3i01.120

Abstract

Pelayanan dengan menggunakan kertas dan berbasis elektornik memang memiliki dampak yang berbeda, selain memberikan kemudahan dan kecepatan, layanan dengan elektornik lebih digemari oleh generasi saat ini[1],[2],[3]. Di RW 06 Cikutra kota Bandung, peneliti dengan paltform Google Sites, membuat website RW yang mengakomodir layanan warga, antara lain administrasi, posyandu, siskamling, hingga IKM[4],[5],[6]. Khusus pada layanan posyandu, tercantum info ketahanan pangan yang bisa membantu masyarakat dalam mencegah isu stunting[7],[8],[9],[10]. Selain memberikan informasi seputar kegiatan posyandu, feature ini juga bisa menampilkan data pangan yang dihasilkan oleh warga RW 06 Cikutra. Selain itu website ini menjadi informasi perihal kekuatan dan kekurangan pangan bagi warga agar bisa saling berbagi. Kendala yang dihadapi saat melakukan uji coba dan penerapan sistem keterbatasan layanan dari Google Sites karena bersifat free, serta warga yang belum terbiasa dengan penggunaan fasilitas elektonik[1],[2],[3].
MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT UMUM PADA KUCING Sabar, Muhamad; Nurmala, Farida; Kholiq, Abdul
SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Vol 9 (2025): Seminar Teknologi Majalengka (STIMA) 9.0 Tahun 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cats are pets that are susceptible to various diseases if not properly cared for, especially if the owner does not recognize the symptoms of disease in cats, potentially leading to incorrect treatment and worsening the cat's health condition. This study uses an expert system website to diagnose diseases in cats, using the Certainty Factor (CF) method. Certainty Factor is a method used to determine whether a fact has certainty or uncertainty, in the form of a metric that is generally applied in expert systems. This method is used to predict the possibility of disease based on symptoms inputted by the user, so that it can provide initial diagnosis results. The results of the study then conducted a questionnaire to see the usefulness of the system and obtained the results that 91.32% of respondents felt this system was appropriate and useful. In the future, it is hoped that this system can be developed with suggestions for initial treatment or appropriate medication for cats.
SISTEM INFORMASI MONITORING KEGIATAN SANTRI BERBASIS ANDROID STUDI KASUS : PESANTREN AL-HIDAYAH GARUT Muhamad Sabar; Agus Heryanto; Fuji Lestari
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.623 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol5.iss3.2019.297

Abstract

Anak merupakan tanggung jawab orang tua yang di berikan oleh Allah S.W.T, oleh karena itu sudah sepatutnya orang tua harus menjaga dan mengawasinya, terutama ketika orang tua memutuskan untuk memasukan anaknya ke dalam sebuah pondok pesantren. Atas dasar itu terkadang waktu serta jarak yang jauh biasanya menjadi kendala utama orang tua dalam memperoleh informasi, ditambah lagi dengan keterlambatan pihak pesantren dalam memberikan informasi kepada orang tua santri. Dengan menerapkan teknologi informasi, maka pihak pesantren dapat lebih mudah dan cepat dalam memberikan informasi kepada orang tua santri, dan orang tua santri juga dapat turut serta mengawasi anaknya dalam hal memperoleh informasi yang berkaitan dengan Kegiatan santri, absensi santri dan pelanggaran yang dilakukan oleh santri. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi Monitoring Kegiatan Santri Berbasis Android menggunakan jenis penelitian kualitatif, sedangkan metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode pengembangannya menggunakan metode waterfall dan pengujian aplikasi menggunakan metode black-box. Adapun kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi e-monitoring Al-Hidayah ini memudahkan orang tua dalam memperoleh informasi santri selama mondoksehingga orang tua dapat memperoleh data santri lebih detail