Pengabdian masyarakat berupa penerapan teknologi mini integrated farming telah dilakukan di Desa Argorejo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, pada bulan Mei  sampai Desember 2009, bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat korban gempa di Desa Argorejo. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pendekatan kelompok dan individu. 10 paket Ayam kampung dan 10 paket vertikultur diberikan kepada 10 orang peserta  terpilih (status ibu rumah tangga muda) yang kemudian membentuk kelompok tani bernama âSrikandiâ. Setiap paket ayam kampung terdiri dari1 ekor pejantan dan 10 induk siap bertelur. Penyuluhan, pelatihan budidaya dan strategi pengaturan populasi ayam kampung, serta budidaya vertikultur  telah dilaksanakan.  Hasil kegiatan adalah terbentuk 10 peternak ayam kampung yang menjalankan usahanya secara semi intensif. Hasil panen sayuran sudah dapat dinikmati untuk konsumsi keluarga, dan limbah sayur untuk pakan ternak. Sebagian produksi telur di konsumsi untuk kebutuhan pangan keluarga. Kini usahaternak ayam kampung dan sayuran vertikultur disadari merupakan sumber pangan murah bagi keluarga. Perkembangan terakhir populasi yang dimiliki anggota kelompok saat ini adalah 100 ekor induk, 11 ekor pejantan, Ayam dara 550 ekor, 300 DOC, 340 telur  tetas (sedang dierami).