Sri Sayekti Heni
STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SUMBER KECEMASAN PADA KELUARGA PASIEN OPERASI SEKTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT Mahrifatulhijah Mahrifatulhijah; Sri Sayekti Heni
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.519 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i1.262

Abstract

Latar Belakang :Operasi caesar telah berkembang dari prosedur dengan resiko morbiditas dan mortalitas yang menjadi suatu pilihan bagi ibu yang cukup aman di Negara-negara sumber daya yang tinggi. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, dalam keadaan saling ketergantungan, sehingga keluarga akan merasakan cemas apabila salah seorang keluarganya masuk Rumah Sakit. Pasien yang dulunya mandiri, akan dapat mengalami ketergantungan dalam beraktivitas. Hal ini mempengaruhi psikologi pasien dan keluarga, beberapa factor yang mempengaruhi kecemasan keluarga yaitu factor fisiologis, psikologis, dan social. Tujuan : Penelitian ini Mengekplorasi sumber kecemasan keluarga pasien operasi caesar di RS Pandan Arang Boyolali tahun 2016. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tehnik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Jumlah partisipan enam orang keluarga pasien operasi caesar yang dirawat di ruang rawat Dahlia RS Pandan Arang Boyolali. Hasil : Kecemasan keluarga terhadap operasi caesar yang baru dialami pertama kali, keselamatan, perawatan setelah operasi, dan biaya yang cukup tinggi. Koping keluarga dengan berdoa dan pasrah pada Tuhan, pengetahuan keluarga tentang operasi caesar mengenai penyebab dan tindakan caesar, keluarga memberi dukungan dengan mendampingi waktu persiapan dan setelah operasi. Simpulan : keluarga pasien cemas dengan kondisi pasien saat dokter menganjurkan operasi caesar yang baru pertama kali operasi caesar juga biaya. Koping keluarga dengan doa, keluarga mengetahui penyebab dan tindakan operasi dan memberi dukungan sebelum dan sesudah operasi.