Cut Atthahirah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Latar Sosial dalam Novel Suara Samudra (Catatan dari Lamalera) Karya Maria Matildis Banda Cut Atthahirah
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.762 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11198

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan komponen latar sosial budaya yang terdapat dalam novel SSCL dan (2) mendeskripsikan teknik penggambaran latar sosial yang terkandung dalam novel SSCL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah novel SSCL. Data penelitian berupa penggalan-penggalan teks yang menunjukkan wujud latar sosial dan teknik penggambaran latar sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari teori sosiologi sastra, novel tersebut mengandung latar sosial. Komponen latar sosial pada novel tersebut beragam, yakni berkenaan dengan (1) budaya, (2) keyakinan, (3) pola pikir, (4) sikap, (5) status sosial, (6) organisasi sosial, (7) kesenian, dan (8) bahasa. Dalam komponen budaya, latar sosial tercermin dalam tiga wujud, yaitu aktivitas, ideologi, dan artefak. Latar sosial berkenaan dengan keyakinan mencakup keyakinan memeluk agama Katolik dan agama warisan leluhur. Berkenaan dengan pola pikir, latar sosial didasari oleh tiga faktor, yakni kultur, kedudukan sosial dan kecenderungan personal. Selanjutnya, komponen sikap tergambar melalui penggambaran deskripsi dan dialog. Dari segi status sosial, latar sosial dalam novel ini terbentuk dari beberapa hal yang mencakup (1) Ascribed Status, (2) Achieved Status, dan (3) Assigned Status. Sementara itu, aspek organisasi sosial ditunjukkan pada hubungan antara keluarga inti, hubungan kakek dan cucu, dan hubungan kekerabatan lain. Dari aspek kesenian, novel ini mendeskripsikan beberapa jenis seni, yaitu seni vokal, seni gerak, seni kesusastraan dan seni lukis. Berkenaan dengan bahasa, novel ini mendeskripsikan bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Teknik penggambaran sosial yang digunakan meliputi teknik analitik dan teknik dramatik. Teknik dramatik dibagi kembali menjadi delapan klasifkasi, yakni (1) teknik cakapan, (2) teknik tingkah laku, (3) teknik pikiran dan kesadaran, (4) teknik arus kesadaran (5) teknik reaksi tokoh, (6) teknik reaksi tokoh lain, (7) teknik pelukisan latar dan (8) teknik pelukisan fsik. Dari keterangan di atas, ditarik kesimpulan bahwa latar sosial yang dominan dalam novel SSCL karya Maria Matildis Banda ialah berkenaan dengan pola pikir. Sementara itu, teknik penggambaran latar sosial paling dominan adalah teknik dramatik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS PROSEDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL PIDIE DI SD/MI Hizriani, Niswatul; Mulia; Cut Atthahirah; Ridwan Daud; Iin Nurhaliza
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43790

Abstract

This study aims to develop procedural text teaching materials based on the local wisdom of Pidie for elementary school level. This research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects included material experts, media experts, language experts, teachers, and fifth grade students of MIN 18 Pidie. The data collection techniques were carried out through validation sheets and response questionnaires. The results showed that the validation score from the material expert was 90%, the media expert was 96%, and the language expert was 93%, all categorized as very valid. The results of the teacher response questionnaire obtained a percentage of 92% with a very practical category, while the student response questionnaire obtained a percentage of 90% with a very practical category. Thus, the procedural text teaching materials based on the local wisdom of Pidie that were developed are declared feasible and appropriate to be used in Indonesian language learning in elementary schools (SD/MI).