Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Mencari Pasangan Kartu dalam Pembelajaran Menulis Pantun pada Siswa Kelas V SD Negeri 3 Banda Aceh Nuriana Nuriana
Master Bahasa Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.508 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i2.11663

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan, pemahaman, dan pengaruh media mencari pasangan kartu dalam pembelajaran menulis pantun pada siswa kelas V SD Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V.B dan V.C SD Negeri 3 Banda Aceh yang berjumlah 60 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dari hasil kerja pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kontrol siswa kelas V SD Negeri 3 Banda Aceh. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk melihat pengaruh penggunaan media mencari pasangan kartu dalam pembelajaran menulis pantun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test pada kelas eksperimen adalah 77,73 dan nilai post-testnya adalah 94,00 sedangkan nilai rata-rata pre-test pada kelas kontol adalah 58,53 dan rata-rata nilai post-test adalah 78,53. Dari hasil pengujian hipotesis pada taraf signifikan α = 0,05, diperoleh thitung ≥ ttabel, yaitu 5,23 ≥ 1,72 dan ini berada pada pengujian Ha dinyatakan diterima sedangkan Ho ditolak. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media mencari pasangan kartu dengan pembelajaran menulis pantun pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Banda Aceh.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN NHT DI KELAS VI SD NEGERI 098 PIDOLI Nuriana Nuriana
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 3: Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.467 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i3.9458

Abstract

Abstract: Efforts to Improve Student Understanding by Applying the NHT Learning Model In Grade VI SD Negeri 098 Pidoli. In Cycle I, the average test score 69 with learning completeness is 44.82% and in Cycle II the average test score 83 with learning completeness increased to 89.65%, and succeeded in giving a complete learning outcome in a classical manner. The Numbered Heads Together (NHT) learning model provides a change in student learning activities. Student activity data according to observer observation in Cycle I are writing / reading (38,8%), doing LKS (27,9%), asking fellow friend (17%), asking teacher (11,7%), and not relevant to KBM (4.6%). Student activity data according to observation in Cycle II, among others, write / read (21,3%), Working on LKS (49,6%), ask fellow friend (18,3%), ask teacher (7,9%), which is not relevant to KBM (2.9%). So that improves student learning activities in two cycles. Keywords: NHT Learning Model, Understanding Learning, Learning Activity Abstrak : Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Dengan Menerapkan Model Pembelajaran NHT Di Kelas VI SD Negeri 098 Pidoli. Pada Siklus I ratarata nilai tes 69 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 44,82% dan pada Siklus II rata-rata nilai tes 83 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 89,65%, dan berhasil memberikan ketuntasan hasil belajar secara klasikal.Model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) memberikan perubahan aktivitas belajar pada siswa. Data aktivitas siswa menurut pengamatan pengamat pada Siklus I antara lain menulis/membaca (38,8%), mengerjakan LKS (27,9% ), bertanya sesama teman (17%), bertanya kepada guru (11,7%), dan yang tidak relevan dengan KBM (4,6%). Data aktivitas siswa menurut pengamatan pada Siklus II antara lain menulis/membaca (21,3%), Mengerjakan LKS (49,6%), bertanya sesama teman (18,3%), bertanya kepada guru (7,9%), dan yang tidak relevan dengan KBM (2,9%).Sehingga terjadi perbaikan aktivitas belajar siswa dalam dua siklus. Kata Kunci : Model Pembelajaran NHT, Pemahaman Belajar, Aktivitas Belajar