Rina Wahyuni
FKIP Universitas Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI LESSON STUDY LEARNING COMMUNITY DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Rina Wahyuni
Equity In Education Journal (EEJ) Vol. 2 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan, FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/eej.v2i1.1681

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan guna mendeskripsikan persepsi dosen model dalam efektivitas menerapkan lesson study learning community (LSLC), serta proses monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan LSLC pada proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Informan ditentukan dengan teknik purposive dan snowball sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Data penelitian yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan pola interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, meliputi: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LSLC sangat efektif dilakukan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan adanya kolaborasi antar dosen model dalam melaksanakan proses pembelajaran, perkembangan tingkat keprofesionalan dosen dalam melaksanakan pembelajaran mengalami peningkatan yang signifikan sehingga berdampak pada kualitas pembelajaran yang lebih optimal. Selain itu, proses monitoring dan evaluasi oleh tim pengembang LSLC pada tingkat fakultas juga menambah keefektifan LSLC dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Abstract: This research was conducted to describe the perception of model lecturers in the effectiveness of implementing the lesson study learning community (LSLC), as well as the monitoring and evaluation processes in implementing the LSLC in the learning process. This research using a qualitative approach. Informants were determined by purposive technique and snowball sampling. The data collection process was carried out by observation, interviews and documentation. The collected research data were then analyzed using the interactive patterns of Miles, Huberman, and Saldana, including: data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the implementation of LSLC was very effective in improving the quality of learning. This is evidenced by the collaboration between model lecturers in carrying out the learning process, the development of the professional level of the lecturers in implementing learning has increased significantly so that it has an impact on the quality of learning that is more optimal. In addition, the process of monitoring and evaluation by the LSLC development team at the faculty level also adds to the effectiveness of LSLC in improving the quality of learning. References: Chong, W. H., & Kong, C. A. (2012). Teacher Collaborative Learning and Teacher Self- Efficacy: The Case of Lesson Study. Journal of Experimental Education, 8(3), 263– 283. Hendayana, S. (2007). Lesson Study Suatu Strategi untuk Meningkatkan keprofesionalan Pendidik, Bandung: FPMIPA UPI dan JICA. Muntaqo & Masruroh. (2016). Lesson Study dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Kejiwan Wonosobo. Belajar: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 125-144. Shahren, A., & Khalid, M. (2001). Mathematics Teachers’ Perception of Lesson Study as a Continuous Professional Development Programme. Journal of Science and Mathematics Education in Southeast Asia 2011, 34(1), Page 67 – 89. Tadanugi. (2015). Efektivitas Lesson Study dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal KIP, 4(2), 887-894. Turmudi. (2009). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika: Berparadigma Eksploratif dan Investigatif. Jakarta Leuser Cita Pustaka. Widiyanto. (2018). Revitalisasi Komunitas Pembelajaran dengan Lesson Study dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Inopendas Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 16-28.
STRATEGI PEMBINAAN GURU BERBASIS HAKADOHOP DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL MENGAJAR SAAT PANDEMI COVID 19 Teti Berliani; Tommy Prayitno; Rina Wahyuni; Rika Lenny
Equity In Education Journal (EEJ) Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan, FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/eej.v4i1.4030

Abstract

Abstrak: Hakadohop adalah istilah dalam Bahasa Dayak Ngaju yang berarti tolong menolong, sebagai salah satu nilai budaya yang meyakini dalam kehidupan bermasyarakat setiap orang saling membutuhkan satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang fenomena pembinaan guru berbasis hakadohop dalam meningkatkan kompetensi profesional mengajar pada masa pandemi Covid 19 di sekolah-sekolah yang berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan pola interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana. Pengecekan kredibilitas data dilakukan dengan triangulasi dan member checks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan guru berbasis hakadohop pada era new normal sudah berjalan cukup baik. Hal ini terlihat dari mekanisme pembinaan guru berbasis hakadohop yang sudah memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran yang dilakukan guru secara daring. Dukungan pihak sekolah serta pelibatan orangtua dalam mendampingi proses belajar anak dari rumah menjadi faktor penunjang kelancaran pembelajaran daring; namun demikian tidak dapat dipungkiri permasalahan jaringan internet masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran daring tersebut. Abstract: Hakadohop is a term in the Ngaju Dayak language which means help, as one of the cultural values that believes in social life everyone needs each other. This study aims to describe the phenomenon of Hakadohop-based teacher development in improving teaching profesional competence during the Covid 19 pandemic in schools located in the DAS Kahayan. This study uses a qualitative approach with a multi-site study design. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. Data analysis used interactive patterns from Miles, Huberman, and Saldana. Checking the credibility of the data is done by triangulation and member checks. The results of the study indicate that the development of Hakadohop-based teachers in the new normal era has been going quite well. This can be seen from the Hakadohop- based teacher development mechanism which has had a positive impact on the online learning process by teachers. The support of the school and the involvement of parents in assisting the child's learning process from home are factors that support the smoothness of online learning; However, it is undeniable that internet network problems are still an obstacle in the implementation of online learning.