DARIA BR. GINTING
Jurusan Kesehatan Lingkungan Polteknik Kesehatan Tanjungkarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Air Minum Di Rumah Makan Di Terminal Kota Bandar Lampung SITI AMINAH; DARIA BR. GINTING
Jurnal Analis Kesehatan Vol 4, No 1 (2015): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.857 KB) | DOI: 10.26630/jak.v4i1.424

Abstract

Rumah makan di  terminal Kota Bandar Lampung memiliki kondisi sanitasi yang buruk. Hasil survei   di 5  terminal Kota  Bandar  Lampung terdapat 37  rumah  makan  dengan    kondisi  kebersihan rendah.  Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas air minum. Secara mikrobiologi, air   minum   di   rumah   makan   di   terminal   Kota   Bandar   Lampung   berdasarkan   Permenkes   RI   No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tidak mengandung bakteri lebih dari 0/100 ml  sampel. Jenis penelitian deskriptif observasional, dengan desain cross sectional. Variabel terikatnya adalah sumber air, cara pengolahan air minum, dan jarak sumur, dan variabel bebasnya adalah   kualitas air minum dengan melakukan pemeriksaan jumlah bakteri coliform pada air minum. Hasil penelitian dari 37 sampel air minum, 67,6 % memenuhi syarat dan 32,4 % tidak memenuhi syarat.  Sumber air  menggunakan air minum isi ulang 27 % , air yang diolah 27 %, tidak diolah 73 % , tempat air minum tertutup rapat 29,7 %, tidak tertutup 70,3 %, tempat air minum dicuci setiap hari 27 %, dicuci dua hari sekali 73 %, sisa air minum yang dibuang 29,7 %, disimpan 70,3 %, kondisi lingkungan sekitar rumah makan ada sampah dan lalat 8,1 %, ada sampah tidak ada lalat 91,9 % . Jarak sumur dengan septi tank < 10 meter sebanyak 40,5 % dan jarak sumur dengan septi tank ≥ 10 meter sebanyak 59,5 %. Analisa Bivariat dengan Chi Square  diperoleh  p value  > 0,05 dari masing-masing variabel  yang diteliti yaitu sumber air, pengolahan air, proses pengolahan air, lingkungan sekitar rumah makan, jarak sumur dengan septi tank    dengan kualitas air minum secara mikrobiologi   air minum di rumah makan di terminal kota Bandar Lampung secara statistik  nilai p value diperoleh berkisar 0,110  sampai 0,383  sehingga antara variabel yang diteliti tidak ada hubungan.