SRI PUJIWATI
Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Kadar Asam Mefenamat Dalam Obat Antinyeri Yang Beredar Pada Warung-Warung Di Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung SRI PUJIWATI
Jurnal Analis Kesehatan Vol 4, No 1 (2015): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v4i1.421

Abstract

Asam Mefenamat adalah derifat antranilat dengan khasiat analgetis, antipiretis, dan anti radang yang cukup baik. Asam mefenamat yang terdapat dalam tablet antinyeri merupakan obat keras. Menurut SK Menkes tanggal 16 Januari 1964 No. 809/Ph/64/b obat keras hanya boleh dijual di apotik, Pedagang Besar Farmasi, dan dokter yang mempunyai surat ijin  menyimpan obat,  tetapi dari penelitian ini  tablet antinyeri yang  mengandung Asam mefenamat dapat dibeli di warung-warung di kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung. Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung terdiri dari 7 (tujuh) kelurahan. Warung-warung diseluruh kecamatan Kedamaian berjumlah 30, dan yang menjual obat antinyeri berjumlah 12. Sampel yang diambil berjumlah 12, yang mewakili masing-masing kelurahan, terdiri dari obat antinyeri A dan B. Hasil uji kualitatip terhadap terhadap semua tablet antinyeri A dan B positip mengandung zat aktif asam mefenamat, hasil uji kualitatip terhadap semua tablet antinyeri A dan B memenuhi syarat kadar menurut British Pharmacopoea Vol II, yaitu tidak kurang dari 95,0% dan tidak lebih dari 105,0%. Kadar tertinggi 101,98% dan kadar terendah 98,30%.