Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Tua dan Muda dengan Metode DPPH Dwi Kartika Risfanty; Irna Ii Sanuriza
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.863 KB) | DOI: 10.51673/jips.v2i2.769

Abstract

Salah satu yang menjadi penyebab kematian terbesar di dunia adalah penyakit degenerative, bahkan di Indonesia terjadi peningkatan setiap tahunnya. Beberapa jenis penyakit degeneratif menempati peringkat 10 besar diantaranya: penyakit jantung, asam urat, diabetes mellitus, hipertensi dan lainnya memaksa penderita harus rawat inap ataupun rawat jalan di rumah sakit atau puskesmas, juga mengakibatkan penuaan dini karna adanya penurunan kolagen dan elastase pada kulit akibat terpapar radikal bebas. Penyakit ini tidak menular namun berlangsung kronis karna terjadinya kemunduran fungsi sel dan organ. Penyebabnya adalah radikal bebas dan juga dipengaruhi oleh gaya hidup. Mencegah efek negatif dari radikal bebas yakni dengan senyawa antioksidan. Buah asam jawa mengandung senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan yang ada pada buah asam jawa muda dan tua, setelah itu membandingkan hasil dari keduanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode uji DPPH untuk mengetahui seberapa tinggi aktivitas antioksidan (penangkapan radikal bebas) buah asam jawa muda dan tua. Hasil pengujian aktivitas antioksidan buah asam jawa muda dan tua menunjukkan bahwa buah asam jawa tua memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi yakni 85,28 %, sedangkan buah asam jawa muda 78,87 %. Kata kunci: aktivitas antioksidan, radikal bebas, penyakit degeneratif dan DPPH
Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Tua dan Muda dengan Metode DPPH Dwi Kartika Risfanty; Irna Ii Sanuriza
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 2 No 2 (2021): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v2i2.769

Abstract

One of the biggest causes of death in the world is degenerative diseases, even in Indonesia which increases annually. Some kind of degenerative disease rank in the top 10 among them: heart disease, uric acid, diabetes mellitus, hypertension and others require hospitalization or hospitalization outpatient treatment at a hospital or medical center, also results premature aging due to a decline in collagen and elastic growth free radicalized skin. The disease is not contagious but chronic because of cellular dysfunction and organs. The cause is free radicals and also affected by lifestyle. Preventing the negative effects of free radicals with antioxidant compounds and tamarind fruits contain compounds The antioxidants. The aim of this study is to test activities Antioxidants on the tamarind fruits are young and old, after all comparing the results of both. Methods is used in this research is a DPPH method of testing to find out how high antioxidal activity tamarind fruits young and old. The test results of antioxidant activity young and old tamarind fruit indicates that old Javanese acid has the higher antioxidal activity is 85.28, while the fruit young javanese acid 78.87%. Keywords: antioxidal activit, free radicals, degenerative disease dan DPPH.