Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Variasi Suhu Air 27ºC, 37ºC, 47ºC Pada Campuran Beton Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton Struktural Fatma Rosita Hardiani; Mirza Ghulam Rifqi; Mohamad Galuh Khomari
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v1i2.64

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of water temperature on the concrete mixture using water with a temperature of 27ºC, 37ºC, 47ºC in the concrete mixture to value structural concrete compressive strength. This research uses cylindrical specimens with a size of 150 mm diameter and 300 mm in height. The study involved testing compressive strength at the age of 3 days, 7 days, 14 days, and 28 days. Based on the test results, the compressive strength values obtained at 3 days of age with a water temperature of 27ºC to 14.132 MPa, 37ºC to 19.496 MPa, 47ºC to 21.554 MPa. The results of testing at the age of 7 days obtained compressive strength with a water temperature of 27ºC to 19.817 MPa, at 37ºC to 22.471 MPa, at 47ºC to 25.822 MPa. The results of testing at the age of 14 days with a water temperature of 27ºC to 27.090 MPa, at 37ºC to 28.556 MPa, at 47ºC to 28.973 MPa. The results of the test at 28 days the compressive strength of concrete with a water temperature of 27ºC to 30.246, 37ºC to 31.250 MPa, 47ºC to 32.149 MPa. The normal water temperature of 27ºC is used as a reference to see the effect on the value of concrete compressive strength. Based on this study, the use of water in concrete mixtures with temperatures of 37ºC and 45ºC affects the compressive strength of concrete.
PENDAMPINGAN DESAIN EXISTING DAN DESAIN RENCANA PENGEMBANGAN BALAI DESA TAMBONG, BANYUWANGI Mohamad Galuh Khomari; M. Shofi’ul Amin; Ahmad Utanaka; Wahyu Satyaning Budhi; Catur Bejo Santoso; Megalita Rodiyani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i3.789

Abstract

Desa Tambong merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Kebutuhan akan gambar bangunan dalam proses pembangunan sangatlah penting bagi desa khususnya perencanaan balai desa tambong. Tidak adanya gambar existing dan gambar rencana balai desa mengakibatkan terkendalanya prioritas pembangunan di balai desa tambong yang akan dilaksanakan di tahun berikutnya. Maka dari itu penting sekali pendampingan untuk pembuatan gambar existing dan rencana pengembangan balai desa demi melengkapi dokumen perencanaan masterplan balai desa tambong yang berupa Detailed Engineering Design (DED). Dengan tidak adanya tenaga ahli dari mitra Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa yang membidangi untuk melengkapi DED, maka penting sekali peran dari institusi khususnya Politeknik Negeri Banyuwangi untuk mendampingi dalam pembuatan dokumen gambar sebagai upaya pengabdian yang outputnya dapat dimanfaatkan di kemudian hari. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu melengkapi dokumen gambar existing dan gambar rencana balai desa tambong. Dan tahapan pelaksanaan pengabdian yaitu survei pendahuluan, melakukan pengukuran tapak bangunan existing, membuat gambar existing balai desa, membuat desain rencana yang dengan konsep berwawasan lingkungan berkearifan lokal. Kemudian dari hasil pendampingan didapatkan konsep desain balai desa yang seperti khas rumah osing tikel balung banyuwangi dengan penambahan material alam kayu sebagai kisi-kisi. Selain itu juga ditambah dengan ornamen batik “Gajah Oling” ciri khas batik banyuwangi.
Perbandingan Kemampuan Menahan Beban Aksial Kolom Pendek Berlubang Dengan Variasi Diameter Tulangan Utama Handi Abdul Halim Pangestu; Mohamad Galuh Khomari; I Ketut Hendra Wiryasuta; Mirza Ghulam Rifqi
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 7 No 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v7i2.1274

Abstract

Tuntutan estetika dari sisi arsitektural dalam sebuah bangunan sering dijadikan sebagai alasan utama pemasangan pipa-pipa drainase ataupun instalasi mekanikal elektrikal di dalam kolom. Penambahan lubang tersebut mengakibatkan terjadi pengurangan luas penampang kolom yang akan mempengaruhi kekuatan tekan kolom. Dalam peraturan SNI 2847-2013 pasal 6.3.4 sudah di jelaskan penempatan saluran atau pipa di dalam kolom diperbolehkan dengan syarat tidak boleh melebihi 4% dari luas penampang kolom, namun dalam praktik di lapangan sering melebihi batas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan kuat tekan kolom normal dengan kolom berlubang dalam memikul beban tekan dengan mutu yang sama dan dimensi yang sama. Metode yang digunakan untuk menentukan kuat tekan beton dilakukan perencanaan, pembuatan, dan pengujian kuat tekan pada kolom normal dan kolom berlubang variasi diameter tulangan utama dengan diameter pipa PVC 5,58% dari luas penampang kolom. Pengujian dilakukan setelah beton berumur 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa kolom beton berlubang dengan variasi diameter tulangan utama memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 311,610 kN, lebih besar 4,98% dibandingkan kolom beton normal yang memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 296,713 kN. Hasil penelitian ini merekomendasikan penggunaan kolom berlubang dengan variasi diameter tulangan utama sebagai alternatif pada kolom yang membutuhkan ruang instalasi pipa, tanpa menurunkan kekuatan tekan secara signifikan. Hasil ini dapat dimanfaatkan oleh industri konstruksi untuk meningkatkan efisiensi ruang dan material pada struktur bangunan.