Leny Sri Wahyuni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN STRATEGIS KEGIATAN EKSTRAKULIKULER DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Leny Sri Wahyuni
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 1 No. 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v1i1.21

Abstract

Menyoroti berbagai permasalahan moral yang terus mencuat, seperti semakin maraknya dari kasus kekerasan sampai dengan kasus korupsi massal menjadi burning issue saat ini. Kondisi mentalitas bangsa cukup memprihatinkan. Menyikapi hal tersebut, pemerintah pun secara responsif terus berupaya untuk memperbaiki keadaan, salah satunya dengan memasukkan pendidikan karakter dalam kurikulum. Upaya tersebut direalisasikan melalui program PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) yang tidak hanya diejawantahkan dalam kegiatan intrakurikuler, ko-kurikuler, akan tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler. Maka, dalam penelitian ini akan mengkaji terkait peran strategis kegiatan ekstrakurikuler dalam penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik dapat dibentuk menjadi pribadi Pancasilais yang dapat menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, seperti religius, humanis, nasionalis, demokratis, dan sosialis. Core values tersebut menjadi karakter yang senantiasa dapat dibangun oleh setiap ekstrakurikuler dalam berbagai kegiatannya.
PEMEROLEHAN FONOLOGI PADA ANAK YANG MENDERITA PALATOSIS Leny Sri Wahyuni
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v2i1.7064

Abstract

Memasuki golden age period, kemampuan berbahasa seorang anak biasanya mengalami perkembangan yang signifikan. Namun, tidak semua anak dapat sempurna dalam memperoleh bahasanya, seperti yang dialami oleh DRS. DRS merupakan seorang anak perempuan berusia 3 tahun 1 bulan. Sejak lahir, DRS menderita palatosis yang mengakibatkan ia tidak mampu berbahasa seperti anak-anak seusianya. Ketidaksempurnaan artikulator yang dimiliki oleh DRS berimbas pada ketidakjelasan artikulasi fonem maupun kata yang dibunyikannya sehingga mengganggu proses pemerolehan fonologinya. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menginvestigasi fonem apa saja yang mengalami gangguan saat dilafalkan oleh penderita palatosis. Adapun, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Setelah dilakukan penelitian, DRS cenderung mengalami kesulitan dalam melafalkan bunyi-bunyi konsonan, terutama kesulitan saat melafalkan bunyi dental, alveolar, postaveolar, dan palatal, sebagai contoh ketidakjelasan pada pelafalan fonem /j/. Walaupun sudah dilakukan operasi penutupan celah pada langit-langit rongga mulutnya dan pemasangan obturatir, akan tetapi belum dapat sepenuhnya membantu DRS dalam memperoleh kemampuan fonologinya. Hal itu karena masih terdapat bunyi sengau di setiap pelafalan fonem-fonem konsonan yang dilafalkannya. Sementara itu, dalam pemerolehan bunyi-bunyi vokal, DRS tidak begitu mengalami kesulitan untuk melafalkannya, ia mampu melafalkan fonem /a/, /i/, /u/, /e/, dan juga /o/ dengan cukup baik.