Gedung Terminal Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Surakarta adalah salah satu area penting yang dapat mempengaruhi pelayanan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Setelah perluasan pada tahun 2019, Gedung Terminal memiliki luas 33.351 m2 sehingga perlu dilakukan pengawasan atau inspeksi secara efektif dan memerlukan pelaporan checklist kerusakan dengan cepat untuk mengimbangi kebutuhan, kemajuan dan kecanggihan teknologi di era globalisasi. Kondisi eksisting di lapangan saat ini kegiatan checklist inspeksi rutin terminal menggunakan sistem pelaporan berbasis website yang dalam pengoperasiannya dinilai kurang praktis dan kurang fleksibel. Dalam pelaporan kerusakan dan progress tindak lanjut dari pelaporan kerusakan masih dilakukan secara manual. Untuk itu pembuatan aplikasi checklist inspeksi rutin gedung terminal berbasis android diharapkan dapat mempercepat pelaporan hasil inspeksi.Metode penelitian dalam rancang bangun aplikasi ini menggunakan metode prototype evolusioner. Metode prototype evolusioner dapat memberikan sistem atau pemrograman untuk menyajikan gambaran yang lengkap. Metode ini digunakan untuk mengurangi resiko seperti kemunculan error pada hal-hal yang terlewatkan dalam persyaratan.Aplikasi checklist inspeksi rutin gedung terminal memiliki 2 akun pengguna yaitu akun sebagai admin yang berfungsi untuk mengelola sekaligus bertanggung jawab atas kendali data dalam aplikasi dan akun sebagai user yang berfungsi memberikan laporan hasil checklist inspeksi rutin gedung terminal yang benar dan sesuai dengan kondisi lapangan sesungguhnya. Admin yaitu pihak SOC.TF (Unit Airport Facilities Manager). Sedangkan, user yaitu ACT (Airport Civil Technician). Hasil output aplikasi ini berupa file excel hasil inspeksi yang dapat dikelola kembali oleh admin.