Gunawan Sihombing
universitas muhammadyah sumatera utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformator Energi, Potensi Dan Pengujian Model Energi Gunawan Sihombing
Jurnal Syntax Transformation Vol 1 No 09 (2020): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v1i9.150

Abstract

Transformasi energi , disebut juga dengan konversi energi , adalah proses mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Dalam fisika, energi adalah besaran yang memberikan kapasitas untuk melakukan pekerjaan (misalnya mengangkat benda) atau menghasilkan panas. Selain dapat diubah, menurut hukum kekekalan energi, energi dapat ditransfer ke lokasi atau objek yang berbeda, tetapi tidak dapat dibuat atau dihancurkan. Sumber energi andalan utama manusia saat ini adalah hidrokarbon. Hidrokarbon merupakan suatu senyawa organik yang dibentuk oleh ikatan hidrogen dan carbon. Kedua atom ini berikatan dengan berbagai kombinasi membentuk berbagai sifat senyawa hidrokarbon. Pada prakteknya, senyawa hidrokarbon ditemui di dalam petroleum, atau disebut juga minyak mentah. Minyak mentah berasal dari proses pembentukan yang memakan waktu yang sangat lama. Hidrokarbon terkubur jauh dibawah permukaan bumi, baik darat maupun lautan. Karena itu, untuk mengambil sumber daya ini, dibangunlah sumur eksplorasi di tempat-tempat yang dianggap memiliki potensi. Penelitian geologis meliputi studi pembentukan batuan, sejarah geografis suatu daerah, dan lain-lain, dilakukan untuk menentukan tempat yang berpotensi. Pemodelan energi atau pemodelan sistem energi adalah proses membangun model komputer dari sistem energi untuk menganalisisnya. Model semacam itu sering menggunakan analisis skenario untuk menyelidiki asumsi yang berbeda tentang kondisi teknis dan ekonomi yang sedang dimainkan. Keluaran dapat mencakup kelayakan sistem, emisi gas rumah kaca, biaya keuangan kumulatif, penggunaan sumber daya alam, dan efisiensi energi dari sistem yang sedang diselidiki. Berbagai macam teknik digunakan, mulai dari teknik yang ekonomis hingga teknik yang luas.