p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Equity: Jurnal Ekonomi
Uswatun Nurul Afifah
Badan Pusat Statistik Prov. Kep. Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Kemiskinan Rumah Tangga Anak Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020 Rahma Nurhamidah; Uswatun Nurul Afifah
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 9 No 2 (2021): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.485 KB) | DOI: 10.33019/equity.v9i2.56

Abstract

Peningkatan kemiskinan akibat pandemi covid-19 telah mengancam hidup puluhan jutaan anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kemiskinan anak yang dialami rumah tangga berdasarkan data hasil Susenas Maret 2020. Kepulauan Bangka Belitung merupakan provinsi yang memiliki garis kemiskinan tertinggi di Indonesia yang nilainya meningkat saat pandemi yakni sebesar Rp721.455 per kapita per bulan pada Maret 2020. Selain itu, Kepulauan Bangka Belitung temasuk salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah penduduk muda signifikan. Sebesar 34 persen penduduk merupakan anak-anak. Metode analisis regresi logistik digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan kemiskinan rumah tangga anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah karakteristik demografi dan ekonomi yang tediri dari status pekerjaan kepala rumah tangga, status perkawinan kepala rumah tangga, dan jumlah anggota dalam rumah tangga tersebut. Pemerintah Daerah Provinsi Kep. Bangka Belitung perlu berupaya untuk menekan tingkat kemiskinan anak diantaranya dengan mengkampanyekan keluarga kecil bahagia dan pembimbingan keterampilan usaha serta wadah pemasarannya bagi kepala rumah tangga yang pekerjaannya di bidang informal.
The Relation of Human and Village Development in Indonesia Royhan Faradis; Uswatun Nurul Afifah
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 9 No 2 (2021): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.346 KB) | DOI: 10.33019/equity.v9i2.63

Abstract

Indonesia experienced a recession in the third quarter of 2020 due to the Covid-19 pandemic. This economic crisis is expected to last for quite a long time. Previous studies have shown that the prolonged economic crisis has a significant effect on the decline in human quality. The government must be able to control this by continuing to stabilize human development even though the pandemic is ongoing. One way is to continue providing basic services for the community. Basic services can easily be managed by the central government through the village government which is regulated by law. This research shows that there is a significant positive relationship between human development and rural areas. Another fact obtained is that there are 14 provinces categorized as regions with vicious development where their human and rural development are below the national figure. Papua and West Papua are provinces with the deepest development gap compared to other provinces.