Verawati Sudarma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KONSUMSI SUSU DENGAN USIA MENARCHE PADA ANAK USIA 12-15 TAHUN Fadhilla Chrisanti; Verawati Sudarma
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2636

Abstract

Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami wanita.Prevalensi menarche di usia dini terus meningkat. Menarche dini meningkatkanrisiko penyakit jantung, stroke dan keganasan. Susu mengandung makro danmikronutrien seperti karbohidrat, lemak, protein dan beberapa vitamin yangdibutuhkan tubuh. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan salah satu indicatoruntuk menunjukkan status gizi, obesitas yang ditandai dengan peningkatanlemak tubuh diduga berhubungan dengan onset menarche. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi susu dan menarchedini. Penelitian menggunakan studi analitik observasionaldengan pendekatancross sectional yang mengikutsertakan 160 subjek di SMP Islam PB SoedirmanJakarta. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesionerriwayat usia menarche, konsumsi susu disertai pengukuran tinggi dan danberat badan menggunakan microtoise dan timbangan berat badan. Analisisdata menggunakan uji Chi square dan diolah dengan program SPSS V.21dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Uji statistikmenunjukkan tidak adanya hubungan antara konsumsi susu dengan usiamenarche (p = 0,961) demikian juga tidak didapatkan hubungan antara indeksmassa tubuh (IMT) dengan usia menarche (p = 0,113). Konsumsi susu danindeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kejadian menarche dini.Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kejadian menarche dini harusdieksplorasi lebih lanjut.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA Billy Dema Justia Wahid; Verawati Sudarma
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2655

Abstract

Proses penuaan pada lansia mengakibatkan turunnya berbagai fungsifisiologis, termasuk munculnya berbagai penyakit saraf. Berbagai studimenunjukkan hubungan antara status gizi yang dinilai dari Indeks MassaTubuh (IMT) terhadap penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui hubungan antara status gizi dan penurunan dari fungsikognitif pada lansia. Penelitian menggunakan studi observasional dengandesain potong lintang yang mengikutsertakan 82 lansia di Panti Sosial TresnaWerda Budi Mulia 2. Data karakteristik meliputi jenis kelamin, tingkatpendidikan dan status pernikahan diperoleh dengan cara wawancaramenggunakan kuesioner. Fungsi kognitif dinilai menggunakan Mini-MentalState Examination. Status gizi dinilai dengan mengukur berat badan dantinggi badan dan menghitung IMT, serta pengukuran lingkar pinggangresponden. Analisis data menggunakan SPSS 23.0 dengan tingkat kemaknaan0,05. Analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan yang secara statistikbermakna antara jenis kelamin (p=0,001), tingkat pendidikan (p=0,000), danlingkar pinggang (p=0,016). Sedangkan tidak terdapat hubungan yangbermakna antara IMT (p=0,217) dan status pernikahan (p=0,282) denganfungsi kognitif. Jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan lingkar pinggangberhubungan dengan fungsi kognitif, sedangkan IMT dan status pernikahantidak berhubungan dengan fungsi kognitif.