Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN DALAM ISLAM Muhammad Hasbi Ashiddiqie
AL-ILMU Vol 5, No 1 (2020): AL ILMU: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.84 KB)

Abstract

Pada hakikatnya  pendidikan adalah salah satu kewajiban yang mesti dituntut oleh setiap muslimin dan muslimat. Ajaran Islam tidak membiarkan umatnya terkebelakang, jahil, dan miskin khususnya miskin ilmu pengetahuan. Pendidikan adalah upaya orang-orang yang memiliki ilmu dan memiliki tanggung jawab terhadap pencerdasan bangsa /generasi muda. Oleh karena itu siapapun dia jika telah memiliki ilmu pengetahuan, maka wajib baginya untuk memberikannya atau mengajarkannya kepada orang lain yang belum memiliki ilmu. Dalam Islam, pendidikan itu adalah suatu model pendidikan yang disandarkan  kepada al-Qur’an dan Sunnah Rasul saw. Dengan kata lain bahwa pendidikan Islam adalah pendidikan yang menciptakan manusia yang bertakwa kepada Allah swt, berakhlak mulia dan  bertanggung jawab dalam kehidupan di dunia ini. Tanggung jawab pendidikan dipundakkan pada adanya kepedulian  keluarga pada tingkat awal, kemudian  adanya kepedulian masyarakat dan komponen bangsa lainnya secara terpadu. Manusia ini perlu diberikan pendidikan karena ianya memiliki potensi yang bisa saja menjurus kepada kebaikan dan keburukan, dan setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini merupakan amanah Allah yang perlu  dijaga dan diurus dengan baik serta diberikanpendidikan/ilmu yang cukup sehingga ianya mengenal  antara yang halal dan haram, yang baik dan buruk, disamping mengenal Allah sebagai Tuhan yang menciptakan langit dan bumi serta seluruh isinya dan juga mengenal dirinya sendiri.   Oleh karena itu setiap orang tua harus melaksanakan tanggung jawabnya terhadap pendidikan anak hingga mereka mengenal mana yang baik dan mana yang buruk (halal-haram). Demikian pula tanggung jawab orang tua agar anak mengenal akhlak yang baik (akhlak mahmudah) dan akhlak yang buruk (akhlak Mazmumah), sehingga dalam kehidupannya bisa mengamalkan akhlak mulia dan menjauhi akhlak yang buruk atau jahat.
PENDIDIKAN PENGALAMAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Hasbi Ashiddiqie
AL-ILMU Vol 5, No 2 (2020): AL ILMU: JURNAL KEAGAMAAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.49 KB)

Abstract

Sistem pendidikan ini mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan zaman, sehingga hasil dari pendidikan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.  Pendidikan berbasis pengalaman adalah proses pendidikan yang dilaksanakan secara aktif dengan pola hubungan yang dialogis, dimana posisi guru sebagai fasilitator dapat membangkitkan segala potensi yang dimiliki oleh peserta didik dengan merancang berbagai pengalaman yang dapat menstimulasi mereka untuk berfikir dan berbuat. Sehingga ketika pendidikan berbasis pengalaman diterapkan kedalam pendidikan Islam dapat menciptakan pengalaman yang mendewasakan peserta didik di atas kerja integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, agar proses pendidikan dan pengajaran di sekolah nantinya tidak terlepas dari fungsi dan tujuan pendidikan itu sendiri