Penelitian ini berawal dari beberapa masalah yang ditemukan Di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5 Cimahi, yang berkaitan dengan peminatan peserta didik, yang seharusnya pengelompokan peminatan itu dilihat dari berbagai aspek. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu manajemen khusus untuk menempatkan peminatan peserta didik dengan mengakomodir minat bakat dan kemampuan akademik sesuai dengan aturan yang berlaku. Manajemen yang dimaksud mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai kepada tahap evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen peminatan peserta didik di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5 Kota Cimahi. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, identifikasi hasil sampai pada model peminatan di sekolah tersebut. Untuk mendapatkan hasil yang baik dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan Metode yang deskriptif kualitatif, untuk itu peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, diantaranya adalah wawancara, studi pustaka, studi dokumentasi, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Perencanaan peminatan peserta didik di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5 Kota Cimahi dilakukan mealaui 2 tahap yaitu tahap persiapan (preparing) dan tahap perancangan (designing); Konsep Peminatan; SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5 Kota Cimahi dalam peminatan mempunyai konsep sesuai dengan mata pelajaran peminatan sesuai dengan pedoman peminatan. Sedangkan dalam lintas peminatan memakai istilah lintas peminatan pilihan dan lintas peminatan wajib dan tidak ada pendalaman Peminatan. Mekanisme; pemilihan peminatan bagi peserta didik baru di kelas X SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5 Kota Cimahi dilakukan dengan cara setelah peserta didik dinyatakan diterima oleh sekolah dengan persyaratan yang mempunyai bobot yang berbeda.