Dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi berbagai macam gangguan konsumsi listrik oleh karena itu untuk mencegah gangguan tersebut terjadi diperlukan alat pemutus listrik atau circuit breaker. Pemasangan circuit breaker ditujukan untuk menghindari terjadinya kerusakan pada peralatan yang nantinya akan menyebabkan terhambatnya penyaluran tenaga listrik ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kelayakan kinerja circuit breaker pada saat terjadi gangguan dengan metode sejumlah pengujian yang di lakukan pada circuit breaker. Adapun hasil penelitian terkait kinerja circuit breaker adalah baik. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai kualitas kandungan SF6 dengan purity 98,8%, nilai keserempakkan dengan selisih waktu 0,1 ms, tahanan kontak 46µΩ, dan untuk hasil tahanan isolasi circuit breaker yaitu 37,51GΩ. Dari hasil penelitian tersebut yang mangacu pada buku pedoman PMT (pemutus tenaga) masih jauh lebih baik.