Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH REFORMASI ADMINISTRASI PERPAJAKKAN DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PROFESI DOKTER DENGAN PREFERENSI RISIKO SEBAGAI PEMODERASI. Citra Alamanda; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6834

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh reformasi administrasi perpajakkan, kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan preferensi risiko sebagai variable moderasi. Penelitian ini dilakukan di Jabotabek. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dimana responden dalam penelitian ini adalah Profesi dokter.Datapenelitian ini dengan cara menyebarkan kuesioner secara online maupun offline melalui google form. Kuesioner yang dapat diolah dan digunakan pada penelitian ini sebanyak 112 kuesioner. Pengujian teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa reformasi administrasi perpajakkan dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi profesi dokter.sedangkan preferensi risiko memperlemah hubungan antara reformasi administrasi perpajakan dan kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi profesi dokter.
DAMPAK KEBERADAAN DEWAN DIREKSI WANITA DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN MODERASI CAPITAL INTENSITY Esther Sarah Euodia Panjaitan; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6841

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara keberadaan wanita dalam dewan direksi, sales growth terhadap tax avoidance dengan capital intensity sebagai variabel pemoderasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan metode purposive sampling. Teknik pengujian data yang  adalah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Penelitian ini didasari oleh variabel-variabel independen yang hubungannya telah diuji sebelumnya terhadap variabel dependen, yang menjadi originalitas dari penelitian ini yaitu penggunaan capital intensity sebagai variabel pemoderasi.
PENGARUH INTENSITAS ASET TETAP DAN INTENSITAS PERSEDIAAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN PERTUMBUHAN PENJUALAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Kevin Muhammad Pransilva Nasution; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6871

Abstract

The purpose of this study was to examine the effect of fixed asset intensity and inventory intensity on tax avoidance with sales growth as moderation variable in consumer good companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period of 2014-2018. This study uses profitability and leverage as control variable on relationship between independent variables and dependent variable. This study uses purposive sampling method to sort data. The sample being researched are 23 companies with 5 years observation. Data processing is done by using SPSS. The hypothesis are tested using multiple linear regression. The result showed that there is significant negative influence between Fixed Asset Intensity with tax avoidance, there is  significant negative influence between inventory intensity  with tax avoidance. In addition, sales growth did not effect the influence between fixed asset intensity tax avoidance, and unable to moderate the influence between inventory intensity with tax avoidance.
PENGARUH CAPITAL INTENSITY DAN DEFERRED TAX EXPENSE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI BISNIS SEBAGAI VARIABEL MODERASI Valeria Eldyn Gula; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6882

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara capital intensity, deferred tax expense terhadap tax avoidance dengan strategi bisnis sebagai variabel pemoderasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan metode purposive sampling. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh antar variabel independen terhadap tax avoidance. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwa capital intensity memiliki pengaruh positif terhadap tax avoidance dan deferred tax expense memiliki pengaruh negatif terhadap tax avoidance. Sedangkan strategi bisnis ditemukan tidak dapat menjadi variabel moderator untuk pengaruh deferred tax expense terhadap tax avoidance. Tetapi strategi bisnis dapat menjadi variabel moderator pada pengaruh variabel capital intensity terhadap tax avoidance.
PENGARUH SALES GROWTH, CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN STRATEGI BISNIS SEBAGAI PEMODERASI Dwiyanti Hapitasari; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6884

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan sales growth, capital terhadap tax avoidance dengan strategi bisnis sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini yang didasari oleh variabel - variabel independen yang hubungannya telah diuji sebelumnya terhadap variabel dependen, yang menjadi pembeda dalam penelitian ini yaitu penggunaan strategi bisnis sebagai variabel pemoderasi.
PENGARUH KEPERCAYAAN TIMBAL BALIK DAN KEKUASAAN OTORITAS PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PAJAK DENGAN VOLUNTARY TAX COMPLIANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI Kristina Wada Betu; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6888

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kepercayaan Timbal Balik dan Kekuasaan Otoritas Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Pajak dengan Voluntary Tax Compliance Sebagai Variabel Moderasi. Sample Penelitian Ini adalah Wajib Pajak OP Yang Berada Di Wilayah Dki Jakarta sebanyak 106 responden. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa kepercayaan timbal balik dan kekuasaan otoritas pajak berpengaruh positif terhadap tingkat kepatuhan pajak, sedangkan voluntary tax compliance tidak terbukti memperkuat pengaruh Kepercayaan timbal balik dan kekuasaan otoritas pajak terhadap Tingkat kepatuhan pajak.
PENGARUH THIN CAPITALIZATION DAN KONSERVATISME AKUNTANSI TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Vinka Jumailah; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6891

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara thin capitalization dan konservatisme akuntansi terhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional sebagai variable pemoderasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Teknik pengujian data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa thin capitalization berpengaruh positif terhadap tax avoidance, konservatisme tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, kepemilikan institusional dapat memperlemah pengaruh thin capitalization terhadap tax avoidance, dan kepemilikan institusional tidak dapat memoderasi pengaruh konservatisme akuntansi terhadap tax avoidance.
PENGARUH SALES GROWTH, CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN STRATEGI BISNIS SEBAGAI PEMODERASI Lusiana Claudia; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6892

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara strategi bisnis, sales growth  terhadap tax avoidance dengan capital intensity sebagai variabel pemoderasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan metode purposive sampling. Teknik pengujian data yang  adalah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Penelitian ini didasari oleh variabel-variabel independen yang hubungannya telah diuji sebelumnya terhadap variabel dependen, yang menjadi originalitas dari penelitian ini yaitu penggunaan capital intensity sebagai variabel pemoderasi.
PENGARUH SIKAP RASIONAL, PELAYANAN, DAN PEMAHAMAN PERATURAN PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN PREFERENSI RISIKO SEBAGAI VARIABEL MODERATING Siti Annisa Nur; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6893

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran preferensi risiko sebagai variabel moderasi dengan sikap rasional, pelayanan fiskus, pemahaman peraturan pajak, terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Populasi adalah wajib pajak yang terdaftar di KPP Tangerang timur. Total sampel sebanyak 125 orang responden dan menggunakan metode non probability sampling, yaitu dengan menggunakan teknik Convenience Sampling. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan diukur dengan skala likert. variabel tingkat pelayanan fiskus, preferensi risiko dan pemahaman peraturan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak pada KPP tangerang timur. Variabel sikap rasional tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak pada KPP tangerang timur. Demikian juga dengan variabel modernisasi preferensi risiko sebagai variabel moderating terhadap sikap rasional, pelayanan fiskus dan pemahaman peraturan pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak pada KPP tangerang timur.
PENGARUH MANAJEMEN RISIKO DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI VARIABEL MODERASI Irfan Putra Fadrianto; Susi Dwi Mulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh penerapan manajemen risiko, serta karakteristik perusahaan dengan menggunakan variabel rasio leverage dan ukuran perusahaan (size), sebagai variabel independen, terhadap Tax Avoidance selaku variabel dependen, dengan pengungkapan Corporate Social Responbility (CSR) sebagai variabel pemoderasi. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI untuk periode 2014-2018. Data yang digunakkan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang telah dipublikasikan dan diolah dengan bantuan program IBM SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Social Responbility hanya dapat memoderasi pengaruh antara leverage terhadap Tax Avoidance, namun tidak dapat memoderasi pengaruh manajemen risiko dan ukuran perusahaan.