Dwi Haryanti
Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Gasing Ambung Kelapa Dwi Haryanti; Asrul Faruq
Madaniyah Vol 11 No 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.971 KB)

Abstract

Permasalahan pokok penelitian ini adalah tergerusnya permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan oleh anak-anak. Anak lebih suka memainkan gawai dengan fitur-fitur menarik, mulai dari permainan ataupun film. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan permainan tradisional gasing ambung kelapa terhadap perkembangan fisik motorik anak usia dini. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilaksanakan di PAUD Islam Terpadu Biruni Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yaitu mereduksi data yang dianggap penting, selanjutnya menyajikan datayang telah dipilih sehingga dapat menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional gasing ambung kelapa dalam mengembangkan fisik motorik anak melalui tiga tahapan proses pembelajaran pertama ialah proses tahapan perencanaan, kedua, tahapan pelaksanaan, dan tahapan yang terakhir ialah tahapan evaluasi. Perkembangan fisik motorik anak setelah melaksanakan permainan tradisional gasing ambung kelapa adalah anak mampu melakukan kemampuan dalam melempar, anak mampu mengembangkan kemampuan meloncat dan berlari, serta anak dapat melatih ketepatan, mengkoordinasikan kemampuan tangan dan mata, dan mengembangkan kemampuan anak mengontrol gerakan tangan.
INNOVATION IN EARLY CHILDHOOD LEARNING MEDIA: CREATING SPIN GAMES TO IDENTIFY GENDER IDENTITY Dwi Haryanti; Yurinda Withasari; Asrul Faruq
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Australia, Taiwan, and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i1.7746

Abstract

Purpose-Gender identity formation is tightly linked to early childhood social and emotional development. Nonetheless, traditional approaches that lack interest continue to dominate learning activities for kids aged 4 to 5. The purpose of this project is to create and assess the viability of using Spin Game media as a cutting-edge teaching tool to introduce gender identification to youngsters between the ages of four and five.Methodology-The ADDIE model, comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation, was used in this study's Research and Development (R&D) methodology. At PAUD KB Mutiara Bangsa, information was gathered by surveys, observations, and documentation. Teacher response questionnaires, observation sheets measuring children's gender identity recognition, and media and material feasibility questionnaires made up the research tools.Findings-According to the findings, the Spin Game media received a very feasible score of 96.7% from media professionals and 100% from material specialists. 84.4% of children's gender identity recognition was supported, according to observation results from small-scale experiments. Additionally, with a feasibility percentage of 97.3%, teacher replies showed a very high degree of acceptance. These results show that the Spin Game media is efficient and successful for teaching young children.Contribution-By offering a fun, play-based learning tool that promotes gender identity awareness among kids ages 4-5, this study advances early childhood education. The Spin Game enhances the development of learning media for early childhood gender education and provides a practical, creative alternative to conventional teaching techniques.