Erna Setyawati
Pendidikan Matematika, STKIP PGRI Pacitan, Pacitan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA MELALUI METODE PRODUCTION BASED LEARNING Erna Setyawati
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 7: Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i7.256

Abstract

Pendidikan tinggi merupakan wadah untuk menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas, dengan indikator yang diharapkan antara lain adalah lulusan yang mandiri, kreatif, terampil, berjiwa entrepreneur sehingga mampu berperan sebagai problem solver. Tujuan ini dapat dicapai salah satunya melalui implementasi pendidikan berbasis outcomes, yaitu penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran pada matakuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat berwirausaha mahasiswa melalui penerapan metode pembelajaran production based learning pada matakuliah kewirausahaan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi pendidikan matematika dan pendidikan guru sekolah dasar STKIP PGRI Pacitan yang mengikuti matakuliah kewirausahaan dan dipilih secara purposive sampling. Metode pengumpulan data meliputi observasi, angket wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pola penelitian induktif yang diolah dengan teknik saling terjalin atau interaktif mengalir. Aktivitas dalam analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data dan verivikasi data/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan metode production based learning meliputi teori dan praktik dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan konsep pemasaran; 2) minat berwirausaha mahasiswa pada level sangat tinggi ditunjukkan dari hasil observasi, angket, dan wawancara; 3) kecenderungan minat berwirausaha adalah pada bidang produksi barang. Hasil penelitian berimplikasi praktis berupa keberlanjutan program seperti workshop, pameran, dan hibah