Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TECHNICAL VOCATIONAL EDUCATION AND TRAINING (TVET) INNOVATION DENGAN MODEL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DALAM PENGEMBANGAN SOFT-SKILL SUMBER DAYA MANUSIA Rusmulyani Rusmulyani
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 8: Januari 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i8.318

Abstract

Pendidikan kejuruan dan pelatihan memiliki peran penting dalam pengembangan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Pengembangan manusia harus dilakukan secara utuh, yang mencakup pengembangan daya pikir, daya qolbu, daya fisik, penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi. Sukses tidaknya peran pendidikan vokasi dapat diukur dari keseimbangan dua tujuan tersebut, yaitu pengembangan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Andragogy merupakan pendekatan pembelajaran yang akan digunakan pada pelaksanaan pendidikan dan pelatihan baik di lembaga formal, non-formal, dan informal. Andragogy bagian yang tidak terpisahkan di dalam Technical Vocational Education and Training (TVET). Pendidikan kejuruan dan pelatihan memiliki peran penting dan strategis dalam menyiapkan anggota masyarakat untuk dapat bekerja dan berusaha dengan baik, yang berimplikasi kepada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan secara umum. Untuk menjawab berbagai macam persoalan di atas, maka sangat penting perannya Technical Vocational Education and Training (TVET) mampu mempersiapkan sumber daya manusia seutuhnya dalam mengembangkan soft-skill dengan menerapkan model pelatihan berbasis kompetensi. Pendidikan kejuruan dan pelatihan memiliki peran penting dalam pengembangan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Pengembangan manusia harus dilakukan secara utuh, yang mencakup pengembangan daya pikir, daya qolbu, daya fisik, penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi. Sukses tidaknya peran pendidikan vokasi dapat diukur dari keseimbangan dua tujuan tersebut, yaitu pengembangan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Andragogy merupakan pendekatan pembelajaran yang akan digunakan pada pelaksanaan pendidikan dan pelatihan baik di lembaga formal, non-formal, dan informal. Andragogy bagian yang tidak terpisahkan di dalam Technical Vocational Education and Training (TVET). Pendidikan kejuruan dan pelatihan memiliki peran penting dan strategis dalam menyiapkan anggota masyarakat untuk dapat bekerja dan berusaha dengan baik, yang berimplikasi kepada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan secara umum. Untuk menjawab berbagai macam persoalan di atas, maka sangat penting perannya Technical Vocational Education and Training (TVET) mampu mempersiapkan sumber daya manusia seutuhnya dalam mengembangkan soft-skill dengan menerapkan model pelatihan berbasis kompetensi.