This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
Ismail Sirajuddin
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANPESANTREN SYAIKH ZAINUDDIN NAHDLATUL WATHAN DALAM MENCERDASKAN MASYARAKAT LOMBOK TIMUR Ismail Sirajuddin
Al-Qalam Vol 12, No 1 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.365 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i1.578

Abstract

Penelitian ini berlokasi di Lombok Timur (tepatnya di Pesantren SyaikhZainuddin Nahdlatul Watan). Penelitian menggunakan metodewawancara mendalam dan partispasi aktif. Penyusunan data dilakukansecara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa di pondok pesantren ini terdapatlembaga pendidikan klasikal (sekolah) dan pendidikan kepesantrenan(ma'had dan ma'had Ali). Ma'had disebut pengajian umum dan danMa 'had Ali disebut pengajian khusus.Pembelajaran berlangsung sesuai dengan yang diharapkan karena dalamlembaga ini interaksi antara thullab dengan thullab, thullab dengan tuanguru berlangsung atas dasar keikhlasan sehingga menimbulkan rasapenghormatan, saling asah, asih dan asuh.Proses pembelajaran menggunakan kurikulum khusus pondok pesantren,menggunakan sistem halaqah dengan metode sorogan, bandongan danwetonan. dengan kitab klasik sebagai acuannya.
MIGRAN BALI DI KONAWE Studi Tentang Kerukunan Antar Etnik Ismail Sirajuddin
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.761 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.562

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan untuk menggambarkankerukunan antar etnik Bali yang bermigrasi dengan etnik Tolaki di Konawe.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnik Bali sebagai etnik migranmenyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat setempat (etnik Tolaki) danitu merupakan suatu keharusan dan terjadi dalam bentuk keharmonisan,karena mereka memiliki rasa kebersamaan, saling menghormatiperbedaandalam beragama, maupun kultur. Etnik Bali sangat menghormati kulturnyasebagai suatu etnik, tetapi yang memungkinkan terjadinya akulturasibudaya yaitu pada kultur yang bukan bersifat sakral, karena setiap kulturetnik memiliki per samaan dan perbedaan. Terjadi akulturasi budaya antarkultur migran Bali dengan kultur masyarakat Tolaki sebagai pendudukasli Kabupaten Konawe terjadi pada masalah Subak dan dalam masalahkesenian.