This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
Muh. Harta
Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN PLURAL DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM PADA MADRASAH ALIYAH Muh. Harta
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.02 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.354

Abstract

Materi pendidikan agama Islam pada madrasah dewasa ini pada umumnya belum menghidupkan pendidikan pluralitas yang baik, Akibatnya konflik sosial masih sering mewarnai kehidupan masyarakat majemuk (plural). Konflik internal umat Islam sendiri masih sering terjadi sebagai implikasi dari fanatisme sektarian karena beda budaya, aliran teologi atau mazhab fikih yang akhirnya membuahkan kekerasan, dehumanisasi dan radikalisme yang merusak citra Islam sebagai agama damai dan rahmat bagi semesta alam. Penelitian ini bertujuan, mengetahui eksistensi pendidikan pluralitas dalam kurikulum Pendidikan Islam pada Madrasah Aliyah, mengelaborasi implementasi materi pendidikan pluralitas dalam kurikulum pendidikan Islam di Madrasah Aliyah, sehingga diperoleh solusi untuk memecahkan berbagai tantangan yang dihadapi materi pelajaran Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Metode penelitian library research, menggunakan pendekatan sosio-kultural, pendekatan teologi normatif, dan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menemukan bahwa eksistensi pendidikan pluralitas sejak era reformasi dan globalisasi sudah  mendapat momentum untuk dikembangkan dan pada saatnya disosialisasikan nilai-nilainya serta diaplikasikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam kurikulum pendidikan Islam pada Madrasah Aliyah. Aplikasi materi pelajaran pendidikan agama Islam selama ini lebih berorientasi pada peningkatan kesalehan pribadi, sedangkan orientasi kekinian seperti kesadaran menghargai pluralitas, Hak Azasi Manusia (HAM), nasionalisme, inklusivisme, dan lain sebagainya masih kurang mendapat perhatian. Kurikulum Pendidikan Islam dapat dikembangkan dengan menerapkan nilai-nilai pendidikan pluralitas  di dalamnya pada mata pelajaran Alquran dan hadis, fikih, akidah-akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.