Hamsiah Hamzah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ANTARA KOTA MAKASSAR Hilda Wati; Hamsiah Hamzah; Sukriyadi Sukriyadi
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 8, No 2 (2017): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.563 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v8i2.557

Abstract

Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang khas, yakni urin yang berasa manis dalam jumlah yang besar. Tujuan penelitian ini pengaruh senam diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimen yaitu eksperimen yang belum atau tidak memiliki ciri-ciri rangsangan eksperimen yang sebenarnya, dikarenakan variabel-variabel yang seharusnya dikontrol dan dimanipulasi sulit di temukan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan One Group pretest posttest. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara aksidental (accidental) dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia disuatu tempat sesuai dengan konteks penelitian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 responden.Hasil penelitiannya ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 di Puskesmas Antara Kota Makassar pada minggu I (Hari I p=0,014), (Hari II p=0,007), (Hari III p=0,035). Ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 di Puskesmas Antara Kota Makassar pada minggu II (Hari I p=0,003), (Hari II p=0,007), (Hari III p=0,020). Kesimpulan rata-rata ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Antara Kota Makassar. Saran Dalam penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi Puskesmas Antara Kota Makassar dapat menurunkan kadar gula darah agar sekiranya selalu memberikan prosedur serta pemahaman senam diabetes setiap hari untuk penderita diabetes sehingga pasien mampu melakukannya dengan baik yang efeknya dapat membantu penyembuhkan penyakitnya.Kata Kunci : Senam, Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah
IMPLEMENTASI EDUKASI DIET RENDAH GARAM PADA KELUARGA “NY. R” DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH TODDOPULI 4 RW 5 PUSKESMAS TAMAMAUNG Stanislaus Kolis Ndawang; Hamsiah Hamzah; Nofianti Nofianti; Hidayanti Ismail
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.1256

Abstract

ABSTRAK IMPLEMENTASI EDUKASI DIET RENDAH GARAM PADA KELUARGA “NY.R” DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH TODDOPULI 4 RW 5 PUSKESMAS TAMAMAUNG STANISLAUS KOLIS NDAWANG : Mahasiswa Program Studi Diploma 3 Keperawatan Stikes Panakkukang Makassar Dosen Pembimbing : Hamsiah Hamzah dan Nofianti Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Edukasi diet rendah garam merupakan pendekatan non-farmakologis yang terbukti efektif dalam mengontrol tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menyebarkan edukasi diet rendah garam dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan tekanan darah pada keluarga dengan hipertensi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif naratif. Subjek penelitian adalah Ny. R usia 54 tahun, yang menderita hipertensi dan berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung. Intervensi dilakukan selama 3 hari menggunakan leaflet, poster, kuesioner, dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan setelah edukasi (skor kuesioner meningkat dari 13 menjadi 18 benar). Tekanan darah pasien menurun dari 140/100 mmHg menjadi 135/90 mmHg. Kesimpulan : Edukasi diet rendah garam yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur efektif meningkatkan pengetahuan serta membantu menurunkan tekanan darah. Saran : Perawat diharapkan memberikan edukasi secara berkelanjutan. Pasien dan keluarga perlu mempertahankan pola diet rendah garam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperpanjang durasi pendidikan dan menggunakan yang lebih interaktif. Kata kunci : Edukasi Diet Rendah Garam, Hipertensi. Referensi: Buku 5, Jurnal 29.