Rusmiasih Rusmiasih
Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Materi Bilangan Real Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Bagi Peserta Didik Kelas X APHP-3 Semester Gasal SMK Negeri 2 Slawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Rusmiasih, Rusmiasih
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 3 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v3i2.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemui dalam proses pembelajaran mata pelajaran matematika di SMK Negeri 2 Slawi kelas X APHP-3. Pada kondisi awal, proses pembelajaran matematika berjalan kurang optimal. Siswa tampak kurang antusias untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran dan tidak mengalami pembelajaran bermakna dan hal ini berujung pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi bilangan real pada siswa kelas X APHP-3 SMK Negeri 2 Slawi semester gasal tahun pelajaran 2019/2020. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas X APHP-3 sejumlah 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap pelaksanaan satu siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Alat pengumpulan data berupa soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa pada materi bilangan real dan lembar pengamatan yang berisi hasil pengamatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran materi bilangan real berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi bilangan real pada siswa kelas X APHP-3 SMK Negeri 2 Slawi semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Prosentase aktivitas belajar meningkat dari 65,83% pada siklus I menjadi 80,83% pada siklus II dan prosentase ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat dari 63,33% pada siklus I menjadi 90,00 % pada siklus II