Muhammad Dachlan
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAYANAN KEMENTERIAN AGAMA TERHADAP PENGANUT AGAMA HINDU DI KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN Muhammad Dachlan
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.92 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.176

Abstract

Tulisan ini mengulas mengenai pelayanan Kementerian Agama terhadap umat Hindu di KabupatenLuwu Utara, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yangmempengaruhi Kemenag Kabupaten Luwu Utara terkait pelayanan umat Hindu serta tanggapan umatHindu terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kemenag. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan dengan observasi dan wawancara sedangkan analisisnya menggunakan analisisdeskriptif. Penelitian menemukan, Kemenag Kabupaten Luwu Utara melayani umat Hindu melaluimekanisme prosedural pada unit-unit kerja, khususnya Bimas Hindu. Salah satu program andalannyaadalah UDG (Upsawa Darma Gita), yaitu lomba kidung-kidung kerohaniaan mulai tingkat desa hingganasional. Dalam hal pelayanan, umat Hindu terkadang mengeluhkan lambatnya waktu pelayanan, tidakjelasnya prosedur, dan biaya pelayanan. Meski begitu, pelayanan yang diberikan Kemenag KabupatenLuwu Utara telah sesuai mekanisme dan prosedural pelayanan keagamaan melalui Bimas Hindu.
Persepsi Kebangsaan (Nasionalisme) Siswa Beragama Kristen Di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah Muhammad Dachlan
EDUCANDUM Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi kebangsaan siswa beragama Kristen di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. Metode pengumpulan data yang digunakan menggunakan penelitian lapangan dengan bentuk survey dan wawancara. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan antara lain: Pertama, siswa-siswi yang ada di Kabupaten Poso memiliki persepsi positif terhadap sikap kebangsaan (nasionalisme). Kedua, para siswa masih memiliki pandangan kebangsaan yang rentan terutama bila dihubungkan dengan sikap terhadap eksistensi dasar kenegaraan. Ketiga, para siswa masih memiliki kerentanan terhadap isu agama, dimana sentimen agama dapat menjadi pemicu bagi konflik. Keempat, para siswa masih memiliki pandangan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara hanya bisa dikukuhan bila warga negaranya menjunjung tinggi falsafah bangsa (pancasila) dalam bingkai negara kesatuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa para siswa beragama Kristen menganggap dirinya menjadi bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki nasionalisme. Para siswa juga masih meyakini bahwa Indonesia mampu bertahan dari berbagai konflik, sekalipun konflik itu atas sentimen agama.